MEMPELAJARI KONDISI PENYIMPANAN DAN JENIS KEMASAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA UBI JALAR (Ipomea batatas Lamb)

Dasir Dasir

Abstract


Kerusukan pasca panen sangat berbeda dan banyak sekali dipengaruhi oleh faktor -faktor dalam bahan pangan seperti klon,umur panen,dan juga faktor luar seperti kelembaban,suhu ruang penyimpanan dan kecepatan aliran udara. Prosedur kerja penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sebagai berikut: 1) ubi jalar disortasi berdasarkan ukuran, kemudian dicuci bersih dan ditimbang dengan  berat tiap perlakuan adalah 1 kg. Kemudian ubi jalar dimasukkan dalam kemasan plastik polypropilen (K1), kantong polybag warna hitam (K2) dan karung goni (K3) kemudian dilakukan penyimpanan pada kondisi ruangan gelap (T1) dan ruangan terang (T2). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar air tertinggi  terdapat pada perlakuan T1K1 (89,520%), kadar air terendah pada T2K3 (74,450%), Rata-rata kadar gula  tertinggi  terdapat pada perlakuan T2K3 (8,804%), kadar gula terendah pada T1K1 (7,267 %). Rata-rata kerusakan tertinggi terdapat pada T2K3 (43,254%) dan terendah pada T1K1 (36,416 %).Hasil uji organoleptik tertinggi terhadap warna ubi jalar  terdapat pada T1K1 (3,196), terendah pada T2K3 (2,647). Hasil uji organoleptik terhadap rasa ubi jalar  terdapat pada T2K2 (3,380), terendah pada T1K1 (2,681)


Keywords


Sifat fisika kimia ubi jalar, penyimpanan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.