ANALISA PERBANDINGAN BEBERAPA METODE DETEKSI TEPI PADA CITRA RONTGEN PENYAKIT PARU-PARU

Reni Rahmadewi

Abstract


Kemajuan teknologi di bidang komputer saat ini mendorong berkembangnya penelitian dan
penerapan teknik pengolahan citra. Saat ini pengolahan citra mempunyai peranan yang sangat penting
dalam berbagai bidang kehidupan, seperti di bidang kesehatan yaitu pendeteksian penyakit. Salah satu
cara untuk mendeteksi penyakit paru adalah dengan membaca gambar rontgen yang benar dan
biasanya dilakukan oleh pakar yang ahli terhadap hasil rontgen tersebut.
Setiap citra memiliki informasi tertentu yang terletak pada gambar yang diperlihatkannya.
Informasi tersebut sangat diperlukan bagi orang yang meneliti dibidang citra itu sendiri. Contoh : pada
bidang kedokteran membutuhkan olahan citra yang baik sehingga dapat mempermudah dalam
mendiagnosa penyakit dalam menggunakan gambar rontgen, MRI, USG dan sebagainya. Untuk
mengolah gambar tersebut dibutuhkan adanya suatu program atau aplikasi yang dapat membantu untuk
proses identifikasi gambar.
Telah dirancang sebuah aplikasi untuk melakukan perbaikan citra digital citra hasil rontgen
penyakit paru-paru. Aplikasi ini dirancang untuk mendapatkan hasil berupa citra digital yang memiliki
kualitas yang lebih baik dalam mempertajam pola citra hasil rontgen paru-paru. Pengolahan citra
meliputi tahapan pembersihan noise / derau dengan high-pass filtering. Kemudian segmentasi citra
yaitu operasi pengambangan (thresholding). Selanjutnya dilakukan deteksi tepi yaitu untuk menandai
bagian yang menjadi detail citra, dan memperbaiki serta mengubah citra. Penulisan ini membahas
tentang perbandingan hasil deteksi tepi dengan berbagai metode operator yaitu operator prewitt, sobel,
dan canny untuk mengidentifikasi penyakit dari pada citra itu sendiri.


Keywords


Deteksi tepi, Segmentasi, Teknik thresholding, Penyakit paru, citra rontgen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.