STUDI PERLAKUAN TERHADAP TANAH UNTUK MENENTUKAN NILAI RESISTANSI DAN TAHANAN JENIS PENTANAHAN

Erliza Yuniarti, Abdul Majid, Faisal Faisal

Abstract


Sistem pentanahan  pada suatu perangkat instalasi yang berfungsi untuk melepaskan arus petir ke dalam bumi atau arus gangguan. Semakin kecil nilai resistansi atau tahanan pentanahan akan semakin baik terutama untuk pengamanan personil dan peralatan-peralatan listrik. Perlakuan terhadap elektroda pentanahan jenis rod yang terbuat dari tembaga dan baja diharapkan sarana efektif untuk menurunkan nilai  resistansi tanah. Pencampuran kalsium oksida (CaO) seberat 10 kg pada tanah kerikil basah mengakibatkan kenaikan nilai resistansi tanah 547-745 ?, dan nilai tahanan jenis tanah 749,06-1020,19 ?.m mendekati nilai dengan  jenis tanah berkerikil kering, sebaliknya  penambahan zat aditif gypsum (CaSO4.2H2O) yang dapat menyerap air berhasil menurunkan nilai resistansi pentanahan menjadi 54,72-63.70 ? dan merubah tahanan jenis tanah dari tanah kerikil basah menjadi jenis tanah ladang.


Keywords


gypsum, calsium oksida, resistansi pentanahan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/jse.v3i2.1516

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Surya Energy by http://jurnal.um-palembang.ac.id/senergi