SALURAN PEMASARAN KOMODITI KELAPA (Cocos nucifera L) DI DESA TELUK PAYO KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN

Aan Saputra, Sisvaberti Afriyatna

Abstract


 


ABSTRACT

                                                                                  

The problem in this research is how. Loss of commodity coconut (Cocos nucifera L) in Payo Bay Village, Banyuasin II Subdistrict, Banyuasin District. Research on Coconut Commodity (Cocos nucifera L) in Teluk Payo Village, Banyuasin II District, Banyuasin Regency. The research method used in this research is survey method. The survey method is an example that is used to find out the facts of existing symptoms and find factual facts. The method used in this study is the Simple Random Sampling method. Based on the information from Pak Deni as the head of Payo Bay Village, Banyuasin II District, Banyuasin District, of the total 562 coconut planters who met the homogeneous conditions, the researchers determined that 130 people. Thus, the population of this study was 130 people. Descriptive data processing methods. Descriptive method is a pattern to describe and interpret objects according to what is without data manipulation. Based on the results of digging data. Information available in Payo Bay Village from farmers to end consumers. The institution involved in the trading system is the first research, which is often referred to by the community around traders, traders, and retail traders. Found 3 Rising Coconut in Teluk Payo Village, Banyuasin II District.

ABSTRAK

 

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah saluran pemasaran komoditi kelapa  (Cocos nucifera L) di desa teluk payo kecamatan  banyuasin II kabupaten banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan saluran pemasaran komoditi kelapa (Cocos nucifera L) di Desa Teluk Payo Kecamatan  Banyuasin II Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode survei merupakan penyelidikan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara factual. Metode penarikan contoh­ yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode Simple Random Sampling. Berdasarkan hasil informasi dari Pak Deni selaku kepala Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin dari  total seluruh 562 pekebun kelapa yang memenuhi syarat homogen yang peneliti tentukan adalah 130 orang. Dengan demikian, populasi penelitian ini adalah sebanyak 130 orang. Metode pengolahan data yang digunakan adalah deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu pola untuk menggambarkan dan menginterprestasikan objek sesuai dengan apa adanya tanpa manipulasi data. Berdasarkan hasil pengumpulan data diketahui bahwa pemasaran kelapa di Desa Teluk Payo dari petani hingga konsumen akhir, melibatkan beberapa lembaga pemasaran. Lembaga yang terlibat dalam tataniaga kelapa dalam di lokasi penelitian yaitu pedagang pengumpul tingkat pertama, yang sering disebut oleh masyarakat sekitar pedagang pentotok/pedagang keliling, pedagang pengumpul tingkat kedua, pedagang besar dan pedagang pengecer. Terdapat 3 saluran pemasaran Kelapa di Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II.



Keywords


coconut; marketing channel; kelapa; saluran pemasaran

Full Text:

PDF

References


Abdul Manap. 2016. Revolusi Manajemen Pemasaran.Mitra Wacana Media:Jakarta.

Adman. 2016. Studi Agribisnis Dan Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Hibrida (Studi Kasus Pada Agribisnis Kelapa (Cocos Nucifera L) Naryo Di Desa Saleh Jaya Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin). Universitas Muhammadyah Palembang: Skripsi tidak di terbitkan.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Assauri, S. 2001. Manajemen Pemasaran. Rajawali Pers Jakarta.

Badan Pusat Statistik Propinsi Sumatera Selatan, 2014. Wilayah Potensi Pengembangan Kelapa. Sematera Selatan.

Badan Pusat Statistik Propinsi Sumatera Selatan, 2015. Banyuasin Dalam Angka . Sematera Selatan.

Chatib Syamulil. 2013. Kelapa Pohon Kehidupan. Dinas Pekebunan Sumsel.

Cahyono. 1996. Modul Manajemen Pemasaran.IPWI: Jakarta.

Danil, M. 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Sinar Grafika Osset. Jakarta.

Dian, Vita. 2016. Kelapa Muda Pelepas Dahaga Sejuta Khasiat. Stomata: Jogjakarta.

Dinas Perkebunan dan Kehutanan Propinsi Sumatera Selatan. 2014. Luas Lahan Produksi dan Produktivitas Kelapa Menurut Kabupaten di Propinsi Sumatera Selatan. 2014.

Direktorat Jendral Bina Produksi Perkebunan, 2007.

Foale and Haries. 2009. http://faizaashop.blogspot.co.id/2015/11/kekurangan-pemasaran-online.html diakses pada 11/04/2017:23-17.

Juliansyah. 2014. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Kencana Prenadamedia Group. Jakarta.

Kohls, R.L dan Uhl J.N. 1985. Marketing Of Agricultura Products. Sixh edition. Mc millan publishig company. New york.

Kotler, P. 2002. Manajemen Pemasaran, Analisis Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jilid. Seri Terjemahan edisi ke-6. J.J. Kelling Graduate School of Managemen North Western University. Evanstar Levonis.

Limbong dan Sitorus. 2001. Tataniaga Pertanian. PT. Grafindo. Jakarta.

Mubyarto, 1985. Pengantar Ekonomi Pertanian.LP3ES: Jakarta.

Nasution dalam Anang, 2013. Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Bumi Aksara Jakarta.

Nazir, moh. 2014. Metode penelitian cet 7. Ghalia indonesia. Bogor.

Pradika, dkk. 2013. Analisis Efisiensi Pemasaran Ubi Jalar Di Kabupaten Lampung Tengah (Jurnal). Universitas Lampung: Bandar Lampung.

Smith. 2001. Jawaban Jitu Untuk Berbagai Pertanyaan Pemasaran Yang Sulit. Gelora Aksara Bersama. Jakarta.

Soekartawi. 2002. Agribisnis Teori Dan Aplikasinya. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Soekardi, Yuliadi. 2012. Pemanfaatan dan Pengolahan Kelapa. Penerbit. CV Yrama Widya. Jakarta.

Sukamto,I. T. N. 2001. Upaya Peningkatan Produksi Kelapa. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.Cv ALFABETA: Bandung.

Suwarto dan Yuke Oktavianti. 2012. Budidaya Tanaman Perkebunan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Swastha dan Irawan. 2008. Manajemen Pemasaran Modern. Liberty Offset. Yogyakarta.

Tety, dkk. 2013. Analisis Saluran Pemasaran dan Transmisi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pada Petani Swadaya Di Desa Sari Galuh Kecamatan Tapun Kabupaten Kampar. Volume 5 number 1, (http://enjournal.unri.ac.id/index.php/JPEB/article/dowload/1477/1453




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v7i1.1139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.