PROGRAM KEMITRAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ANTARA PT.BUMI SAWIT PERMAI DENGAN PETANI DESA GUNUNG RAJA KECAMATAN MUARA ENIM

Ajeng Bela Pertiwi, Mustopa Marli Batubara

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja alokasi pembiayaan pada budidaya kelapa sawit melalui program kemitraan PT. Bumi Sawit Permai dan untuk mengetahui peran koperasi lubai sawit permai pada program kemitraan budidaya kelapa sawit antara Perusahaan dengan petani Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive Sampling dan simple random sampling. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan analisis data yang digunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan alokasi pembiayaan pada porgram kemitraan budidaya kelapa sawit sebesar Rp. 90.456.000 yag terbagi pada alokasi biaya pembangunan perkebuanan Rp. 55.000.000, Kompensasi petani selama 48 bulan sebesar Rp. 24.000.000 yang dinerikan secara perbulan sebesar Rp. 500.000 dan Biaya bungan bank tertanggung sebsar Rp. 11.456.000. Peran koperasi lubaio sawit permai dalam program kemitraan budidaya kelapa sawit di Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim adalah: a) Mempasilitasi pihak pemitra (PT Bumi Sawit Permai) dalam perlengkapan dokumen petani, b) Pengajuan CPCL (calon petani calon lahan) ke Kepala Desa, Camat sampai ke Dinas Perkebunan Setempat, c) Menyediakan tenaga kerja dengan standar upah UMR yang di ambil dari keluarga petani peserta (anggota Koperasi), d) Menjadi mediator kalau terjadi permasalahan yang berkaitan dengan kegiatan Perkebunan sawit rakyat (PSR), dan e) Menampung simpanan pokok dan simpan wajib petani (anggota) di potong oleh bank pemberi kredit sebesar 20.000 per bulan.

ABSTRACT

This study aims to determine the allocation of funding for oil palm cultivation through the partnership program of PT. Bumi Sawit Permai and to determine the role of the Lubai Sawit Permai cooperative in the oil palm cultivation partnership program between the company and farmers in Gunung Raja Village, Lubai District, Muara Enim Regency. The method used in this study is qualitative with a phenomenological approach. The sampling methods used in this study are purposive sampling and simple random sampling. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. The data processing methods used are data condensation, data presentation, and conclusion drawing, while the data analysis used is descriptive. The results of the study show that the allocation of funding for the oil palm cultivation partnership program amounted to IDR. 90,456,000, which was divided into IDR. 55,000,000 for plantation development costs, compensation for farmers for 48 months amounting to IDR. 24,000,000, which is paid monthly at IDR. 500,000, and bank interest costs amounting to IDR. 11,456,000. The role of the Lubaio Sawit Permai Cooperative in the oil palm cultivation partnership program in Gunung Raja Village, Lubai District, Muara Enim Regency is: a) Facilitating the partner (PT Bumi Sawit Permai) in preparing farmer documents, b) Submitting CPCL (prospective farmers and prospective land) to the Village Head, Sub- District Head, and Local Plantation Office, c) Providing labor at the minimum wage standard taken from the families of participating farmers (cooperative members), d) Acting as a mediator if problems arise related to smallholder oil palm cultivation (PSR), and e) Collecting basic savings and mandatory savings from farmers (members), which are deducted by the lending bank at a rate of 20,000 per month.


Keywords


program kemitraan; kelapa sawit; koperasi; partnership program; palm oil; cooperative

Full Text:

PDF

References


Agung (2023) Analisis Kinerja Usahatani Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Dengan Pola Kemitraan (Studi Kasus Pola Kemitraan Petani Dengan Pt. Merbau Jaya Indah Raya Di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Aryani, . (2021). Teknik pembibitan kelapa sawit tahap pre-nursery dan main nursery untuk menghasilkan bibit unggul. Jurnal Klorofil, 5(2), 45–52. Universitas Muhammadiyah Palembang.

Badan Pusat Statistik (BPS), 2024. Produksi kelapa sawit di Indonesia.

Effendi. 2002. Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat.

Jakarta: Gramedia.

Lubis, R.E. dan Widanarko, Agus. 2011. Buku Pintar Kelapa Sawit. Opi,. Nofiandi; Penyunting. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Nasharyadi (2020) Program Kemitraan Kebun Kelapa Sawit Antara PT. Multi Anugerah Tata Abadi Dengan Masyarakat Desa Sialang Jaya Kabupaten Indragiri Hilir.

Pasaribu, Hasanuddin, & Nurmayasari. 2013. Kelembagaan Kemitraan dalam Pertanian. Jakarta: LIPI Press.

Prasetyo, et al. (2018). Kemitraan dalam Pembangunan Pedesaan. Malang: UB Press.

Suharno, A. D., & Barbara. (2015). Model Kemitraan Petani dalam Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Agrimor.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syahrinudin, I. (2020). Kelapa Sawit: Biologi, Budidaya, dan Pemanfaatannya. Bogor: IPB Press.

Topan. (2020). Peran Koperasi pada Program Kemitraan Inti Plasma Perkebunan Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat.

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5613.




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v15i1.11493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.