ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KARET PADA WAKTU MUSIM KEMARAU DAN MUSIM PENGHUJAN DI KECAMATAN MUARA KUANG KABUPATEN OGAN ILIR

Jajak Wiranto, Sutarmo Iskandar

Abstract


ABSTRAK

Usahatani karet merupakan sumber mata pencaharian utama masyarakat di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Perbedaan kondisi musim diduga memengaruhi aktivitas penyadapan sehingga berdampak pada produksi dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan produksi dan membandingkan pendapatan usahatani karet pada musim kemarau dan musim penghujan di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Desember 2025 menggunakan metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara purposive, sedangkan sampel sebanyak 45 petani ditentukan dengan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 451 petani. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif, analisis pendapatan menggunakan rumus pendapatan (Pd = TR ? TC), dan uji beda rata-rata menggunakan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi karet pada musim kemarau sebesar 75.120 kg/3 bulan, lebih tinggi dibandingkan musim penghujan sebesar 50.784 kg/3 bulan. Rata-rata pendapatan petani pada musim kemarau mencapai Rp12.459.836/ha/3 bulan, sedangkan pada musim penghujan sebesar Rp8.344.503/ha/3 bulan. Hasil uji Independent Samples t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 9,242 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara musim kemarau dan musim penghujan. Dengan demikian, musim kemarau memberikan kondisi yang lebih menguntungkan terhadap produksi dan pendapatan usahatani karet dibandingkan musim penghujan di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

ABSTRACT

Rubber farming is the primary source of livelihood for communities in Muara Kuang District, Ogan Ilir Regency. Seasonal variations are presumed to affect tapping activities, thereby influencing rubber production and farmers' income. This study aimed to analyze the differences in rubber production and compare farmers' income between the dry and rainy seasons in Muara Kuang District, Ogan Ilir Regency. The research was conducted from June to December 2025 using a survey method. The study location was selected purposively, while 45 respondents were chosen through simple random sampling from a population of 451 rubber farmers. The data consisted of primary and secondary data. Data were analyzed descriptively, farm income was calculated using the income formula (Pd = TR ? TC), and differences in income were tested using the Independent Samples t-test. The results showed that total rubber production during the dry season reached 75,120 kg per three months, which was higher than production during the rainy season at 50,784 kg per three months. The average farmers' income in the dry season was IDR 12,459,836 per hectare per three months, while in the rainy season it was IDR 8,344,503 per hectare per three months. The Independent Samples t-test yielded a t-value of 9.242 with a significance value of 0.000 (<0.05), indicating a statistically significant difference in farmers' income between the two seasons. It can be concluded that the dry season provides more favorable conditions for rubber production and farmers' income than the rainy season in Muara Kuang District, Ogan Ilir Regency.


Keywords


Musim Hujan; Musim Kemarau; Pendapatan Usahatani; Produksi; Usahatani Karet; Rubber Farming; Dry Season; Rainy Season; Production; Farm Income

Full Text:

PDF

References


Aziz, A. F. (2021). Analisis perbandingan pendapatan usahatani tanaman padi (Oryza sativa L.) menggunakan teknologi sistem minapadi dan non minapadi (Studi kasus petani di Desa Ploso Buden Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan) [Skripsi, Universitas Brawijaya].

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2024). Informasi perubahan iklim dan pergeseran musim di Indonesia. BMKG.

Badan Pusat Statistik. (2023). Provinsi Sumatera Selatan dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik karet Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Boediono. (1999). Teori ekonomi mikro. BPFE.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2022). Statistik perkebunan Indonesia: Karet 2021–2023. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (2023). Produksi karet Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Emanuela, E., Dokter, S., Di, U., Detusoko, P., Ende, K., & Tenggara Timur, N. (2022). Jurnal Multidisiplin Indonesia. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(2), 499–513.

Junaidi, A. (2020). Strategi peningkatan pendapatan petani karet melalui diversifikasi usaha. Jurnal Agribisnis.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2009). Perubahan iklim dan dampaknya terhadap lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup.

Nasution, A., et al. (2019). Analisis fluktuasi pendapatan petani karet. Jurnal Ekonomi Pertanian.

Purwaningrum, Y., & Asbur. (2023). Kelembapan dan produktivitas lateks karet. Jurnal Ilmu Tanaman.

Rasyid. (2022). Metode penelitian dan teknik sampling dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Metodologi Penelitian.

Salah, L. B., Indonesia, D., Indonesia, U., Perkebunan, P. T., Vii, N., Perkebunan, P. T., Vii, N., & Tulungbuyut, U. (2022). I. pendahuluan 1.1.

Sari, N. (2023). Upaya peningkatan produktivitas petani karet melalui pelatihan teknis. Jurnal Penyuluhan Pertanian.

Sayurandi, S., Wirnas, D., & Woelan, S. (2017). Pengaruh dinamika gugur daun terhadap keragaman hasil lateks beberapa genotipe karet harapan hasil persilangan 1992 di pengujian plot promosi. Warta Perkaretan, 36(1), 1–14. https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v36i1.306

Sembawa, R., et al. (2024). Hubungan kadar air tanah dan produksi karet. Jurnal Ilmu Tanah.

Setyawan, E., Subantoro, R., & Prabowo, R. (2016). Analisis faktor yang berpengaruh terhadap produksi karet di PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Sukamangli Kabupaten Kendal. Jurnal Agrin, 12(1), 35–44.

Simanjuntak, H., et al. (2020). Dampak musim terhadap produksi karet dan pendapatan petani. Jurnal Agronomi.

Sinaga, D. M., Irsal, & Mawarni, L. (2017). Pengaruh curah hujan dan hari hujan terhadap produksi karet berumur 7, 10 dan 13 tahun di Kebun Sei Baleh Estate PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5(1), 93–102.

Siregar, H., et al. (2019). Faktor iklim terhadap produksi tanaman karet. Jurnal Pertanian Tropis.

Soetriono, & Suwandari, A. (2016). Ilmu pertanian.

Suratiyah, K. (2009). Ilmu usahatani. Penebar Swadaya.

Warta Perkaretan. (2023). Pengaruh curah hujan terhadap produksi karet. Jurnal Perkebunan Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v15i1.11495

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.