Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Larva Aedes aegypti

Indri Ramayanti, Ratika Febriani

Abstract


Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor dari Demam Berdarah Dengue yang memiliki peranan besar terhadap penularan penyakit tersebut di Indonesia. Pengendalian vektor nyamuk diharapkan akan berdampak pada penurunan populasi vektor nyamuk Aedes aegypti sehingga tidak signifikan lagi sebagai penular penyakit. Salah satu cara pengendalian vektor nyamuk ini yakni dengan penggunaan larvasida yang berasal dari tanaman pepaya. Ekstrak daun pepaya (Carica papaya Linn) diduga memiliki efek sebagai larvasida terhadap Aedes aegypti karena memiliki berbagai zat metabolit aktif berupa Flavonoid, Alkaloid dan Tanin yang dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas larvasida ekstrak daun pepaya (Carica papaya Linn) terhadap larva Aedes aegypti. Desain penelitian eksperimental dengan subjek penelitian 840 ekor larva Aedes aegypti Instar III. Subjek penelitian dibagi menjadi tujuh kelompok perlakuan. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0.25%, 0.5%, 0.75%. 1%, 1.25%, 4% dan kontrol positif abate 1%. Pengamatan dilakukan pada waktu 6 jam, 12 jam, 18 jam, dan 24 jam setelah perlakuan dengan replikasi sebanyak empat kali. Data dianalisis dengan uji Kolgomorov-Smirnov dan dilanjutkan dengan uji Kruskal-Wallis selanjutnya perhitungan nilai Lethal consentration menggunakan analisis probit. Hasil Analisis Probit didapatkan nilai LC50 berada pada konsentrasi 3.73% dan nilai LC90 berada pada konsentrasi 7.55%. Ekstrak daun pepaya (Carica papaya Linn) memiliki efek larvasida terhadap larva Aedes aegypti pada LC50 dengan konsentrasi 3.73%. Kesimpulan esktrak daun pepaya (Carica papaya L.) pada konsentrasi 3.73% mampu membunuh 50% larva Aedes aegypti selama 24 jam.

Keywords


Larvasida, Aedes aegypti, Ekstrak Etanol Carica papaya L.

Full Text:

PDF

References


Natadisastra, D dan Agoes, R. 2009. Parasitologi Kedokteran Ditinjau dari Organ Tubuh yang Diserang. EGC. Jakarta.

Torres, S M. Dkk. 2014. Cumulative Mortality of Aedes aegypti Larvae Treated with Compounds. Rev Saúde Pública. 48(3): 445-450.

Marcombe, Sebastien et al. 2011. Field Efficacy of New Larvicide Products for Control of Multi-Resistant Aedes aegypti Populations in Martinique (French West Indies). The American Society of Tropical Medicine and Hygiene, 84(1): 118-126.

Bamisaye, F.A., Ajani E.O., dan Minari J.B. 2013. Prospects of Ethnobotanical Uses of Pawpaw (Carica papaya) 1(4): 171-177.

Sesanti, Arsunan and Ishak. 2014. Potential Test of Papaya Leaf and Seed Extract (Carica papaya) as Larvacide againts Anopheles Mosquitoes Larvae Mortality. Sp in Jayapura, Papua. Indonesia. International Journal of Scientific and Research Publications 4(6): 1.

Departemen Parasitologi FKUI. (editor. Soetanto, I., Ismid, I.S., Sjarifuddin, P.K., Sungkar, S.,) 2011. Parasitologi Kedokteran. Badan Penerbit FKUI. Jakarta.

Haya, Z. 2013. Uji Larvasida Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti L. Instar IV. 8. Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Depkes RI. Jakarta.

Prayitno, E. dan Nuryandani, E. 2011. Optimization of DNA extraction of Physic Nut (Jatropha curcas) by selecting the appropriate leaf. Biscience. 3(1): 1-6.

Rahmawati, D., R. 2013. Daya Peredam Radikal Bebas Ekstrak Etanol Daun Jambu Mente (Anarcadium occidentale L.) terhadap DPPH (1,1-Dhypenil-2-Picrylhydrazyl).Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. 2(2).

NCBI. 2015. Aedes aegypti Culturing and Eggs Collection.

Gautar, Kumar dan Poonia. 2013. Larvicidal activity and GC-MS analysis of flavonoids of Vitex negundo and Andrographis paniculata against two vector mosquitoes Anopheles stephensi and Aedes aegypti. J Vector Borne 50 (9): 171-178.

Tandi, E., J. 2010. Pengaruh Tanin terhadap Aktivitas Enzim Protease. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Fakultas Peternakan UNHAS.

Lapu, P., dan Nganro. 2001. Pengaruh in Vitro Ekstrak Daun Mimba (Azadiractha indica) terhadap Bakteri Patogen Udang Windu Vibrio alginolyticus. Biosains. 6(2): 49-53.

Kurniawan, B., Rapina, R., Sukohar, A., dan Nareswari, S. 2015. Effectiveness of The Papaya Leaf (Carica papaya Linn) Ethanol Extract as Larvacide for Aedes aegypti Instar III. J Majority, 4(5): 76 – 84.

Kaihena, M., Lalihatu, V., dan Naindatu, M. 2012. Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Anopheles sp. dan Culex. Molluca Medica, 4(1): 88-105.

Cania, E., dan Setyaningrum, E. 2012. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Legundi (Vitex trifolia) terhadap Larva Aedes aegypti. Medical Journal of Lampung University. 2(4): 52-60.

Rodriguez, M.M. et al.. 2001. Detection of insecticide resistance in Aedes aegypti (Diptera: Culicidae) from Cuba and Venezuela. Journal of Medical Entomology. 38: 623-628.

Istiana, Heriyani F, dan Isnaini. 2012. Status Kerentanan Larva Aedes aegypti terhadap Temefos di Banjarmasin Barat. Jurnal Buski, 4(2): 53-58.




DOI: https://doi.org/10.32502/sm.v6i2.1383

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Indri Ramayanti, Ratika Febriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

   

Statistic counter 

sinta4