TRADISI MAK GAWI DI DESA GUNUNG AYU KECAMATAN TANJUNG SAKTI PUMI KABUPATEN LAHAT

Reynaldi Muharom, Apriana Apriana

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan peneliti pada tradisi membersihkan bujang gadis dari perbuatan asusila (Mak Gawi) di Desa Gunung Ayu Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Kabupaten Lahat. Munculnya tradisi Mak Gawi berawal dari zaman kepemimpinan Semadun pada tahun 1930 sebagai Depati (kades) di Desa Gunung Ayu. Pada tahun 1930 diketahui dua orang muda mudi yang melakukan hubungan suami istri di luar nikah. Atas kejadian ini, tokoh masyarakat melakukan diskusi bagaimana cara untuk mencegah dan memberi efek jera atas kejadian serupa agar tidak terulang. Akhirnya menyimpulkan dan memutuskan untuk membentuk  tradisi Mak Gawi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan geografi, sosial, budaya, agama dan antropologi. Dampak tradisi Mak Gawi bagi masyarakat di Desa Gunung Ayu ada tiga yaitu, sosial, budaya, dan agama. Dalam sosial budaya masyarakat semakin menyadari besarnya nilai budaya dalam tradisi Mak Gawi. Dampak dibidang agama, masyarakat menyadari bahwa bezina adalah perbuatan dosa yang dilarang dalam ajaran Islam.


Keywords


tradisi, mak gawi, bujang, gadis, desa gunung ayu, tanjung sakti PUMI, lahat.

Full Text:

PDF

References


Arif, Muhammad. (2011). Pengantar Kajian Sejarah. Bandung: Yrama Widia.

Daniel, R. (2011). Metodelogi Penelitian. Jakarta: Gramedia.

Isarman. (2023). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. Muharom, Pewawancara).

Jumadi. (2022, Desember, Senin). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. Muharom, Pewawancara).

Koentjaraningrat. (1997). Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Margono. S. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Minudi. (2023). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. muharom, pewawancara).

Ramsih. (2022). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. Muharom, Pewawancara).

Rosdiana. (2023). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. Muharom, Pewawancara).

Sahu. (2023). Proses Upacara Tradisi Mak Gawi. (R. Muharom, Pewawancara).

Sjamsuddin, Hellius. (2007). Metodologi sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suriyaman. (2014). Mengenal Sosiologi Hukum. Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada.

Suwardi. (2006). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.

Usman. (2009). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosda.




DOI: https://doi.org/10.32502/jdh.v3i1.6415

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Danadyaksa Historica

 Indexed by :