PERIBAHASA DAN PEPATAH BAGHI JURAI TUE BAHASA BESEMAH KECAMATAN TANJUNG SAKTI PUMI KABUPATEN LAHAT

Ike Tri Pebrianti, Henny Nopriani

Abstract


Peribahasa dan pepatah muncul karena nenek moyang dulu ingin menyampaikan nasihat-nasihat berupa ajaran-ajaran yang baik. Nasihat itu disampaikan pada saat bersilaturahmi antar keluarga, sahabat, tetangga, dan masyarakat lainnya yang diucapkan disela-sela percakapan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peribahasa dan pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. (2) melestarikan peribahasa dan pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan cara sampel purposif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur/ terpimpin dan rekaman. Hasil penelitian yang di dapat dari nara sumber yang berjumlah 8 orang ini mendapatkan 86 pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Peribahasa dan pepatah sama saja pengertiannya, hanya saja pemakaian peribahasa atau pepatah tersebut harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Peribahasa atau pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat perlu dilestarikan karena generasi penerus yang ada di Tanjung Sakti.


Keywords


pepatah; peribahasa; bahasa

References


Chaer, Abdul. (2009). Psikolinguistik Kajian Teoritik. Jakarta: Rineka Cipta.

Kristantohadi, Didik. (2010). Peribahasa Lengkap & Kesusastraan Melayu Lama. Yogyakarta: TaboraMedia.

Laelasari., dan Nurlailah. (2008). Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.

Mahdi, Sutiono. (2012). Bahasa Besemah. Bandung: Uvula Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfa Beta.

Suspa, Ety. (2013). Sastra Besemah Bagian Dari “Sastra Melayu Lama”. Bandung: Uvula.

Tim Redaksi Agogos. (2012). Peribahasa Majas Pantun. Jakarta: Agogos Publishing.




DOI: https://doi.org/10.32502/jbs.v5i2.3755

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Bindo Sastra

The Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Palembang.

Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang (30263), Indonesia

Email : bindosastra@gmail.com

Indexed by : 

      

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.