PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KOOONG KARYA IWAN SIMATUPANG

Haryadi Haryadi

Abstract


Latar belakang penelitian ini adalah terjadi degradasi moral, etika, dan budi pekerti pada peserta didik. Untuk mengatasi degradasi tersebut dibutuhkan penguatan pendidikan karakter peserta didik. Muatan dalam penguatan pendidikan karakter di antaranya melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tokoh utama dalam novel Kooong karya Iwan Simatupang sebagai penguatan pendidikan karakter peserta didik. Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Desain penelitian berupa pengajuan pertanyaan, pengumpulan data, dan penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui Pak Sastro sebagai Tokoh Utama adalah sebagai berikut. (1) Sebagai manusia cinta tanah air, (2) Sebagai manusia pekerja keras dan ulet, (3) Orang yang beragama dan taat beribadah, (4) Sebagai manusia dermawan, (5) Suka menolong orang yang sedang kesusahan, kesedihan, dan kematian, dan (6) Manusia yang cermat, seksama, dan rapi. Hasi penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Dengan demikian, peserta didik memiliki karakter cinta tanah air, belajar dengan giat, taat beribadah, suka menolong, dan terampil.

Keywords


penguatan; karakter; peserta didik; tokoh utama; novel

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Anas. (2011). “Cerita Rakyat Pulau Raas dalam Konteks Psikoanalisis Carl G. Jung.” 24(2), 109—116.

Effendi, S. (2001). Sastra dan Apresiasi Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Muhadjir Effendy, Muhadjir. (2017). “Kemendikbud Fokus Penguatan Pendidikan Karakter.” Jawa Pos. Rabu, 4 Juli 2017. Surabaya: PT Jawa Pos Koran.

Faruk, (2012). Pengantar Sosiologi Sastra: dari Strukturalisme Genetik sampai Post-modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Garnesa, Irma. (2011). “Sastra sebagai Metode Pembelajaran Pendidikan Karakter”. Majalah Bahasa dan Sastra Nuansa: Cerdas, Kreatif. I(1), 31—34.

Idaiani, Sri, Suhardi, dan Antonius Yudi Kristanto. (2009). “Analisis Gejala Gangguan Mental Emosional Penduduk Indonesia.” Majalah Kedokteran Indonesia. 59(10), 473—479.

Iswandari, Retno. (2011). “Iwan Simatupang dan Tokoh-tokoh Imajinernya”. Basis. 60(09—10), 28—31.

Kurnia, JR. (1989). “Tanggapan Pembaca atas Novel-novel Iwan Simatupang dalam Dua Dasawarsa (1968—1988). Majalah Sastra Horison. XXIII(5), 148—156.

Layun Rampan, Korrie (ed.). (1985). Iwan Simatupang Pembaharu Sastra

Indonesia. Jakarta: Yayasan Arus Bekerja sama dengan BKKNI DKI Jakarta Raya.

Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial. (1986). Surat-surat Politik Iwan Simatupang 1964—1966. Jakarta: LP3ES.

Minderop, Albertine. (2011). Psikologi Sastra: Karya Sastra, Teori, dan Contoh Kasus Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Polimpung, Hizkia Y. S. (2008). “Ilusi Dekolonisasi: Psikoanalisis Lacania dan Rekonstruksi Koloniasme Barat. Global & Strategis. II(1), 98—125.

Rani, Supratman Abdul dan Endang Sugriati. (2011). Ikhtisar Roman Sastra Indonesia Bandung: CV Pustaka Setia.

Riris K. Toha-Sarumpaet. (2010). Pedoman Penelitian Sastra Anak, Edisi Revisi. Jakarta:Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Saraswati, Ekarini. (2011). “Struktur Psikis Tokoh Utama Novel Ziarah Karya Iwan Simatupang dan Novel Saman Karya Ayu Utami: Sebuah Analisis Komparatif dengan Pendekatan Psikoanalisis Sigmund Freud”. Jurnal Artikulasi. 12(2), 847—869.

Selden, Raman. (1986). A Reader’s Guide to Contemporary Literary Theory. Sussex: The Harvester Press.

Simatupang, Iwan. (1975). Kooong. Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya.

Sofyan, Oyon dan Frans M. Parera (ed.). (2004). Kebebasan Pengarang dan Masalah Tanah Air (Esai-esai) Iwan Simatupang. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Toda, Damin N. (1980). Novel Baru Iwan Simatupang. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wellek, Rene dan Austin Warren. (2014). Teori Kesusastraan. Diterjemahkan oleh Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.32502/jbs.v2i1.924

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Bindo Sastra

The Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Palembang.

Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang (30263), Indonesia

Email : bindosastra@gmail.com

Indexed by : 

      

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.