PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI UPT SMAN 4 PAREPARE

Nur Hafsa, Amri Amri

Abstract


Keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah bagian dari berbagai aspek yang harus memerlukan perhatian lebih dalam proses pembelajaran. Hasil observasi di kelas XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare menunjukkan permasalahan keterampilan berpikir kritis (daya interprestasi, analisis, dan evaluasi) peserta didik rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui signifikansi pengaruh penggunaan strategi pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI UPT SMAN 4 Parepare. Desain penelitian menggunakan pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 32 orang peserta didik kelas XI MIPA.5. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian jenis esai dengan indikator keterampilan berpikir kritis, yaitu interprestasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi dan regulasi diri. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran GQGA berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare (sig. 0,000 ? ? 0,05). Tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik Kelas XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare sebelum dan setelah diterapkan strategi pembelajaran GQGA mengalami peningkatan dari kategori rendah (100%) menjadi kategori tinggi (50%), kategori sedang (37,5%) dan kategori rendah (12,5%).

 

Students' critical thinking skills are part of various aspects that must require more attention in the learning process. The results of observations in class XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare showed problems of critical thinking skills (power of interpretation, analysis, and evaluation) of low students. The purpose of this study was to determine the significance of the influence of the use of the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning strategy on the critical thinking skills of students in class XI UPT SMAN 4 Parepare. The study design uses a pre-experimental one-group pretest-posttest. The research sample consisted of 32 students of class XI MIPA.5. The research instrument used essay type description tests with indicators of critical thinking skills, namely interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation and self regulation. Data analysis uses paired t-test. The results showed that the use of the GQGA learning strategy had a significant effect on the critical thinking skills of students of class XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare (sig. 0,000 ? ? 0.05). The level of critical thinking skills of students in Class XI MIPA UPT SMAN 4 Parepare before and after the GQGA learning strategy was implemented increased from the low category (100%) to the high category (50%), the medium category (37.5%) and the low category (12,5%).


Keywords


keterampilan berpikir kritis; strategi pembelajaran GQGA; critical thinking skills; GQGA learning strategy

Full Text:

PDF

References


Afrizona, R., Ratnawulan, & Fauzi, A. (2014). Peningkatan Perilaku Berkarakter dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik Kelas IX MTsN Model Padang pada Mata Pelajaran IPA-Fisika menggunakan Model Problem Based Instruction. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 5 (1), 1-16. https://doi.org/10.1234/jppf.v1i1.598

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi 2). Jakarta: Bumi Aksara.

Avana, N. (2018). Pengaruh Pembelajaran Aktif Tipe Giving Question and Getting Answer terhadap Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Pembelajaran Statistik. Jurnal Tunas Pendidikan, 1 (1), 91-100. Diakses dari http://ejournal.stkip-mmb.ac.id/index.php/pgsd/article/view/81

Cahyono, B. (2015). Korelasi Pemecahan Masalah dan Indikator Berpikir Kritis. Jurnal Phenomenon: Pendidikan MIPA, 5 (1), 15-24. http://dx.doi.org/10.21580/phen.2015.5.1.87

Desiana. (2019). Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas VIII Sekolah Indonesia Bangkok (SIB). Skripsi, tidak dipublikasikan. Parepare: Universitas Muhammadiyah Parepare.

Effendi, S. & Sireger, A.S. (2018). Penerapan Strategi Giving Question and Getting Answer Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Akuntansi. Liabilities Jurnal Pendidikan Akuntansi, 1 (2), 125-137. https://doi.org/10.30596/ liabilities.v1i2.2336

Facione, P.A. (2011). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/251303244_Critical_Thinking_What_It_Is_and_Why_It_Counts

Fisher, A. (2008). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. (Terjemahan Benyamin Hadinata). Jakarta: Erlangga.

Hasanah, M. (2015). Perbandingan Hasil Belajar Siswa Konsep Sistem Peredaran Darah Menggunakan Model Two Stay Two Stray (TSTS) dan Think Pair Share (TPS) di SMP Negeri 2 Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biotik, 3 (2), 145-152. http://dx.doi.org/10.22373/biotik.v3i2.1005.

Kartimi, Liliasari, & Permanasari, A. (2012). Pengembangan Alat Ukur Berpikir Kritis pada Konsep Senyawa Hidrokarbon untuk Peserta didik SMA di Kabupaten Kuningan. Jurnal Pendidikan MIPA, 13 (1), 18-25. https://doi.org/10.15294/jpii.v1i1.2008

Megayani & Khulaelaturroihah. (2018). Penerapan Strategi Pembelajaran GQGA (Giving Question and Getting Answer) pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MAN Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal Bio Educatio, 2 (1), 24-34. Diakses dari https://www.jurnal.unma.ac.id/index.php/BE/article/view/583

Nasution. (1995). Didaktik Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Noviyanti, K. (2016). Pengaruh Penerapan Strategi Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Kelas IV Madrasah Ibtibaiyah Negeri Aremantai. Skripsi, tidak dipublikasikan. Palembang: Universitas Islam Negeri Raden Fatah.

Puskur. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional.

Setiaji, R.S. & Joko. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Giving Question and Getting Answer Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik dan Keterampilan Sosial Peserta Didik pada Standar Kompetensi Memahami Dasar-dasar Elektronika di SMK Negeri 2 Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Elektro, 2, (1), 137-144. Diakses dari: https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/913

Setyawati & Sulistyo, E. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Aktif Strategi Giving Question and Getting Answer terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI pada Standar Kompetensi Membuat Rekaman Audio di Studio di SMK Negeri 3 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 2 (1), 185-193. Diakses dari https://www.e-jurnal.com/2016/09/pengembangan-perangkat-pembelajaran_68.html

Silberman, M. (2013). Active Learning: 101 Cara Belajar Peserta Didik Aktif. Bandung: Nuansa Cendekia.

Sudjana. N. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung: Sinar Baru.

Suptijono. A. (2009). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Solikhatun, Sentosa, S., dan Maridi. (2015). Pengaruh Penerapan Reality Based Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Biologi, 7 (3), 49-60. Diakses dari https://jurnal.uns.ac.id/bio/article/view/8272

Yunitasari, P. (2017). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Team Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Prodi DIII Keperawatan Akes Karya Husada Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati, 4 (2), 56-61. https://doi.org/10.35842/jkry.v4i2.106




DOI: https://doi.org/10.32502/dikbio.v3i2.2240

Copyright (c) 2019 Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi

Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi is indexed by:

        


Creative Commons License
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.