PENGGUNAAN JENIS PUPUK KANDANG PADA JAGUNG MANIS DENGAN JARAK TANAM YANG BERBEDA DI LAHAN LEBAK

Fitri Yetty Zairani, Ika Paridawati, Andri Andri

Abstract


Lahan lebak dangkal memiliki sifat kimia dengan C-organik tergolong sangat tinggi dan kation-kation basa rendah (Ca-dd, Mg-dd, K-dd dan Na-dd), oleh karena itu lahan lebak ini perlu diberi pupuk kandang dan pengaturan jarak tanam.  Pupuk kandang diharapkan dapat memperbaiki kesuburan tanah secara fisik, kimia dan biologi tanah dan jarak tanam yang diatur dapat meningkatkan produktivitas jagung manis.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis pupuk kandang dan jarak tanam yang tepat dalam meningkatkan produktivitas jagung manis di lahan lebak dangkal.  Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan petani desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara dari bulan April sampai Januari 2019.  Metode yang digunakan adalah metode eksperimen lapangan dengan tata letak RAK Faktorial yang terdiri dari 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali.  Faktor I yaitu jarak tanam (J):  70 x  25 cm (J1), 60 x 25 cm (J2), 50 x 25 cm (J3).  Faktor II yaitu Jenis Pupuk Kandang (K): kontrol (pupuk kimia anjuran) (K0), pupuk kandang kotoran sapi (K1), pupuk kandang kotoran ayam (K2), pupuk kandang kotoran kambing (K3).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam 60 x 25 cm dengan pupuk kandang kotoran ayam memiliki pertumbuhan dan produksi tertinggi yaitu 2,30 kg/petak atau setara 9,20 ton/ha.

 

Shallow swamp land has chemical properties with very high organic C and low base cations (Ca-dd, Mg-dd, K-dd and Na-dd), therefore this lowland area needs to be given manure and spacing. plant. Manure is expected to improve soil fertility physically, chemically and biologically, and regulated spacing can increase sweet corn productivity. This study aims to determine the type of manure and the right spacing to increase sweet corn productivity in shallow lebak land. This research was carried out on the farmer's land of Pulau Semambu Village, North Indralaya District from April to January 2019. The method used was a field experiment method with a Factorial RAK layout consisting of 12 treatment combinations repeated 3 times. Factor I is the spacing (J): 70 x 25 cm (J1), 60 x 25 cm (J2), 50 x 25 cm (J3). Factor II is the type of manure (K): control (recommended chemical fertilizer) (K0), cow manure (K1), chicken manure (K2), goat manure (K3). The results showed that the spacing of 60 x 25 cm with 


Keywords


jarak tanam; pupuk kandang; jagung manis; lahan lebak dangkal; spacing; manure; sweet corn; shallow lebak land

Full Text:

PDF

References


Arief P dan Nurheti Y. 2016. Pupuk Organik Dari Limbah Pertanian, Perternakan, Dan Rumah Tangga. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Agusman, A. R. 2004. Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos dan N P K. Terhadap Serapan K dan Hasil Tanaman Jagung Pada Tanah Entisol. Skripsi S1 Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.

Badan Pusat Statistik. 2015. GPPTT Genjot Target Produksi Jagung 20 Juta Ton di 2015.http://agrofarm.co.id/read/pertanian/1265/-target-produksi-jagung-20-juta-ton-di-2015/#.VwcsEDF6uuQ ( online di akses pada 8 aparil 2016)

Cahyono, B. 2002. Cara Meningkatkan Budidaya Kubis, Analisa Kelayakan, Secara Intensif, JenisKubis Putih. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta.

Dad Resiworo J.S. 1992. Pengendalian gulma dengan pengaturan jarak tanam dan cara penyiangan pada pertanaman kedelai. Prosiding KonferensiHimpunan Ilmu Gulma Indonesia. Ujung Pandang. Hal. 247-250.

Hanafiah. K.A.2001. Rancangan Percobaan. PT Rajawali Press Jakarta Panah merah.2016. Budidaya Jagung Manis Bonanza http://www.panahmerah.id/guide/budidaya-tanaman-jagung-bonanza-f1 (di akses 03 April 2016)

Hajardi S. 2002. Pengantar Agronomi. Gramedia. Jakarta

Irfan,M. 1999. Respon tanaman jagung (zea mays,L) Terhadap Pengolahan Tanah Dan Kerapatan Tanam Pada Tanah Andisol Dan Ultisol. Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara Medan . Hal. 7,13.

Made. 2010. Respons Berbagai Populasi Tanaman Jagung Manis (Zea mays(Saccharata Sturt.) Terhadap Pemberian Pupuk Urea. J.Agroland. hal 14.

Megahwati I. 2009. Pengaruh Waktu Pemberian dan Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung pada Berbagai Dosis Pupuk Urea. http://www.google.co.id/pengaruh-waktu-pemberian-dan-dosis-pupuk-kandang-ayam-terhadap-pertumbuhan-dan-produksi-jagung-pada-berbagai-dosis-pupuk-urea-indah-megahwati.com. (diakses 18 november 2016)

Mayadewi, N.N.A, 2007. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak tanam Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Jagung Manis. Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Denpasar Bali. Agritrop. (4):153-159.

Rukmana, R. 2010. Jagung. Kanisius. Yogyakarta. 84 hlm.

Resiworo DJS.2012. Pengendalian gulma dengan pengaturan jarak tanam dan cara penyiangan pada pertanaman kedelai. Prosiding KonferensiHimpunan Ilmu Gulma Indonesia. Ujung Pandang. Hal. 247-250.pada Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) pada Tanah Entisols.

Syafrullah. 2015. Sistim Pertanian Organik. Universitas Muhamadiyah Palembang Press .Palembang

Susanto, R. 2002. Pertanian Organik : menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius. Jakarta

Sintia, M. 2011. Pengaruh Beberapa Dosis Kompos Jerami Padi dan Pupuk Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis. Jurnal online. Diakses pada tanggal 12 oktober 2016. Hal 11.

Sarief, E. S. 1989. Kesuburan dan Pemupukan TanahPertanian. Pustaka Buana. Bandung.197 hal.

Simamora, T.L. 2006. Pengaruh Waktu Penyiangan Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung (Zea Mays.L) Varietas DK3. Universitas Sumatra Utara,Medan.

Sutejo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta. 177 hlm.

Silaban ET Purba E. dan Ginting J. 2013. Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccaratha Sturt. L) Pada Berbagai Jarak Tanam dan Waktu Olah Tanah. Jurnal Online Agroteknologi Vol. 1. No. 3. Medan.

Syahbuddin H. 2011. Rawa Lumbung Pangan Menghadapi Perubahan Iklim. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa Lebak, Banjarbaru.

Warisno, 2009. Tanaman Jagung Hibrida. Kanisius. Jogyakarta

Zulkifli dan Herman 2012 Respon jagung manis (Zea mays saccharata sturt) terhadap dosis dan jenis pupuk organik




DOI: https://doi.org/10.32502/jk.v15i1.3724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
klorofil by jurnal.um-palembang.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.