KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA: ANALISIS POTONG LINTANG PERAN SARAPAN PAGI DI KOTA YOGYAKARTA

Yosi Eri Raharja, Khoirun Nisa Alfitri1, Kurnia Mar'atus Solichah

Abstract


Obesitas menjadi masalah utama di kalangan remaja karena dapat meningkatkan risiko morbiditas dan kematian dini. Berdasarkan data SKI di Yogyakarta, prevalensi obesitas pada anak usia 16–18 tahun mencapai 5,6%. Salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan obesitas adalah kebiasaan melewatkan sarapan, yang berhubungan dengan pola makan tidak sehat dan kualitas gizi yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, yaitu remaja berusia 15–18 tahun yang bersekolah di Yogyakarta, bersedia menjadi responden, dan menyetujui informed consent. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner SQ-FFQ dan kuesioner kebiasaan sarapan, serta pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan menggunakan timbangan serta microtoise yang telah dikalibrasi dengan akurasi 0,1 kg dan 0,1 cm. Status gizi responden ditentukan berdasarkan indikator IMT/U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi obesitas pada responden adalah 12,1%. Dari jumlah tersebut, 55,56% memiliki kebiasaan sarapan, sedangkan 44,44% tidak sarapan. Meskipun terdapat perbedaan persentase, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Yogyakarta (p-value = 0,855). Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih berpengaruh terhadap kejadian obesitas, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap obesitas pada remaja.


Keywords


kebiasaan sarapan, obesitas, remaja

References


WHO. Adolescent health. World Heal Organ [Internet]. 2022; Available from: https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1

Best O, Ban S. and Neurological Development. Br J Nurs. 2024;30(5):272–5.

WHO. Obesity and overweight. World Heal Organ [Internet]. 2024; Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Kim TJ, Von Dem Knesebeck O. Income and obesity: What is the direction of the relationship? A systematic review and meta-analysis. BMJ Open. 2018;8(1).

SKI. SURVEI KESEHATAN INDONESIA. KEMENKES. 2023;1–68.

Ma X, Chen Q, Pu Y, Guo M, Jiang Z, Huang W, et al. Skipping breakfast is associated with overweight and obesity: A systematic review and meta-analysis. Obes Res Clin Pract [Internet]. 2020;14(1):1–8. Available from: https://doi.org/10.1016/j.orcp.2019.12.002

Bjerregaard LG, Jensen BW, Ängquist L, Osler M, Sørensen TIA, Baker JL. Change in Overweight from Childhood to Early Adulthood and Risk of Type 2 Diabetes. N Engl J Med. 2018;378(14):1302–12.

Branje S. Adolescent identity development in context. Curr Opin Psychol [Internet]. 2022;45:101286. Available from: https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2021.11.006

Lyndsey D. Ruiz 1,2ORCID,Michelle L. Zuelch 1,Sarah M. Dimitratos 1,3ORCID andRachel E. Scherr 1 2. Adolescent Obesity: Diet Quality, Psychosocial Health, and Cardiometabolic Risk Factors. 2020;1–22.

Otsuka Y, Kaneita Y, Itani O, Jike M, Osaki Y, Higuchi S, et al. Gender differences in dietary behaviors among Japanese adolescents. Prev Med Reports [Internet]. 2020;20(September):101203. Available from: https://doi.org/10.1016/j.pmedr.2020.101203

Ricotti R, Caputo M, Monzani A, Pigni S, Antoniotti V, Bellone S, et al. Breakfast skipping, weight, cardiometabolic risk, and nutrition quality in children and adolescents: A systematic review of randomized controlled and intervention longitudinal trials. Nutrients. 2021;13(10).

Kemenkes. Permenkes No 28 Tahun 2019 Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan. Sustain [Internet]. 2019;11(1):1–14. Available from: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Hong J, Gong Q, Gao H, Wang J, Guo Y, Jiang D, et al. Association between Dietary Behavior and Overweight and Obesity among Chinese Students: A Cross-Sectional Study. Children. 2023;10(10).

Halawa DAPT, Sudargo T, Siswati T. Makan Pagi, Aktivitas Fisik, Dan Makan Malam Berhubungan Dengan Status Gizi Remaja Di Kota Yogyakarta. J Nutr Coll. 2022;11(2):135–42.

Gizi Kesmas M, Sekar Arum R, Sumarmi S. Arum and Sumarmi 495 The Relationship of Breakfast Skipping… Literatur Review: Hubungan Melewatkan Sarapan dengan Overweight/Obesitas Literature Review: The Relationship of Breakfast Skipping with Overweight/Obesity. 2024;495–503. Available from: https://doi.org/10.20473/




DOI: https://doi.org/10.32502/sm.v15i2.9504

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Yosi Eri Raharja

License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/

   

Statistic counter 

sinta4 

Statcounter