Konstruksi Nilai Religius dalam Puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat Karya Abdul Hadi W.M.: Kajian Hermeneutika
Abstract
Abstrak
Puisi religius merupakan salah satu bentuk ekspresi sastra yang merepresentasikan pengalaman spiritual, nilai-nilai keagamaan, dan refleksi kemanusiaan melalui bahasa yang estetis. Salah satu penyair Indonesia yang secara konsisten menghadirkan dimensi religius dalam karya-karyanya adalah Abdul Hadi W.M., terutama melalui puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi nilai religius yang terkandung dalam puisi tersebut melalui pendekatan hermeneutika. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Data penelitian berupa kata, frasa, larik, dan simbol yang mengandung makna religius dalam puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat. Data dikumpulkan melalui teknik studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan tahapan interpretasi hermeneutik yang meliputi pemahaman teks, dialog antara teks dan konteks, serta penafsiran makna secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini mengonstruksi lima dimensi utama nilai religius, yaitu nilai tauhid, nilai spiritualitas, nilai moral, nilai kemanusiaan, dan nilai cinta Ilahi yang direpresentasikan melalui simbol-simbol sufistik, metafora, serta diksi yang reflektif. Konstruksi religius tersebut memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat merupakan representasi sastra sufistik yang mengintegrasikan estetika bahasa dengan pesan-pesan religius sehingga relevan sebagai media pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam pembelajaran sastra Indonesia.
Kata kunci: konstruksi nilai religius, hermeneutika, Abdul Hadi W.M., puisi religius, sastra sufistik.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Daftar Pustaka
Chittick, W. C. (2018). The Sufi Path of Knowledge: Ibn al-'Arabi's Metaphysics of Imagination. SUNY Press.
Ernst, C. W. (2020). Sufism: An Introduction to the Mystical Tradition of Islam. Shambhala.
Gadamer, H.-G. (2004). Truth and Method (2nd rev. ed.). London: Continuum.
Green, N. (2021). “Sufi Literature and Contemporary Religious Expression.” Journal of Sufi Studies, 10(2), 145–167.
Hadi, Abdul W.M. (2016). Sastra, Sufisme, dan Spiritualitas. Yogyakarta: Diva Press.
Hidayat, A., & Anwar, M. (2023). Representasi Nilai Tasawuf dalam Puisi Abdul Hadi W.M. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran, 13(2), 145–160.
Knysh, A. (2017). Sufism: A New History of Islamic Mysticism. Princeton University Press.
Lewisohn, L. (2022). “Mystical Poetry and Hermeneutics in Modern Islamic Literature.” Religion & Literature, 54(3), 87–108.
Nata, A. (2019). Studi Islam Komprehensif. Jakarta: Kencana.
Ratna, N. K. (2021). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ricoeur, P. (1976). Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning. Fort Worth: Texas Christian University Press.
Rumi, J. (2015). The Essential Rumi (Updated ed.). HarperOne.
Sirriyeh, E. (2019). “Modern Sufi Poetry and the Language of Spiritual Experience.” Literature & Theology, 33(4), 421–438.
Syarifuddin, M. (2021). Simbolisme Sufistik dalam Puisi Abdul Hadi W.M. Jurnal Poetika, 9(1), 21–35.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.32502/jbs.v10i1.11528
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Bindo Sastra
The Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Palembang.
Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang (30263), Indonesia
Email : bindosastra@gmail.com
Indexed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








