SIFAT KIMIA PEMPEK IKAN TENGGIRI (Scomberomorus Commerson) DENGAN PENAMBAHAN ISOLATE SOY PROTEIN

Dasir Dasir

Abstract


Makanan khas merupakan identitas suatu daerah yang dapat membedakan dengan daerah lain, termasuk pempek. Salah satu upaya meningkatkan mutu pempek yaitu dengan menambahakan sumber protein nabati seperti isolate soy protein (ISP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ISP terhadap karakteristik kimia pempek ikan tenggiri dan menentukan formulasi terbaik berdasarkan sifat kimianya. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial dengan lima perlakuan penambahan ISP sebanyak 0 % (I0), 2 % (I1 ), 4 % (I2 ), 6 % (I3 ) dan 8 % (I4), masing-masing sebanyak 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan isolate soy protein berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan kadar protein. Nilai kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan I0 dengan rata-rata 55,94 % dan terendah terdapat pada perlakuan I4 dengan rata-rata 54,42 %. Nilai kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan I4 dengan rata-rata 18,44 % dan terendah terdapat pada perlakuan I0 dengan rata-rata 12,45 %.


Keywords


Isolate Soy Protein, Pempek, Ikan Tenggiri

Full Text:

PDF

References


Al-Bakkush, A. A. 2008. Improvement Of Functional Properties Of Soy Protein. [tesis] Edinburgh : School of Lies Science, Herriot-Watt University

Alhanannasir dan Murtado. A.D. 2020. Karakteristik Kimia dan Organoleptik Pempek Lenjer Kecil dengan Perlakuan Konsentrasi CaCl2. Jurnal Agroteknologi. 14(01): 69-

Amir.R.A dan Adi .A.C. 2016. Pengaruh Substitusi Tempe dan Penambahan Isolated Soy Protein terhadap Mutu Organoleptik dan Kandungan Protein sis Ayam Media Gizi Indonesia 11: 80-87.

Kharisma. M., Dewi E.N., dan Wijayanti I. 2016. Pengaruh Penambahan Isolat Protein Kedelai yang Berbeda dan Karagenan terhadap Karakteristik Sosis Ikan Patin (Pangasius pangasius). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 5(1): 44-48.

Latifa. B. N., Darmanto, Y., dan Riyadi, P. H. 2014. Pengaruh Penambahan Keragian Egg White dan Isolate Protein Kedelai terhadap Kualitas Gel Surimi Ikan Kurisi(Nemipterus nematophorus). Jurnal pengolahan Bioteknol Hasil Perikanan 3: 89-97.

Murtado A.D, Dasir dan Yani. A.V. 2014. Hedonik Quality of Empek empek with The Addition of Kappa Carrageenan and Flour Forridge. Food Science and Quality Management 34: 1-6.

Sebranek, J. G. 2009. Basic Curing Ingredients. In Ingredientsin Meat Products (Pp. 1–23). Springer.

Sudarias, E. 2012. Lestari Pengolahan Ikan Tenggiri. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta

United States Department of Agricult ure (USDA). 2019. Basic Report soy Protein Isolate. Diakses tanggal 04 April 2024.

Winarno, F. G. 2013. Pangan Gizi, Teknologi dan Konsumen. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta




DOI: https://doi.org/10.32502/jedb.v14i2.10893

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan

Indexed by:

      

Contact Person:
Rika Puspita Sari..MZ
Edible : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Teknologi Pangan
Faculty of Agriculture, Universitas Muhamamdiyah Palembang
JL. Jend.A.Yani 13 Ulu Palembang, South Sumatra, Indonesia
Tel. (+62)711-511731; Email: kppfpump@gmail.com; Website: https://jurnal.um-palembang.ac.id/Edible

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.