APLIKASI MIKORIZA DENGAN INTERVAL PENYIRAMAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt.)

Dessy Tri Astuti, Ika Paridawati, Alyauma Akmal

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan dosis pupuk mikoriza  dan interval penyiraman yang sesuai untuk meningkatkan produksi tanaman jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt.). Penelitian ini telah dilaksanakan di salah satu lahan petani di desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dari bulan Agustus sampai November 2024. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk Mikoriza (M) terdiri dari M0 = kontrol (tanpa mikoriza) ; M1 = 5 g/tanaman ; M2 = 10 g/tanaman ; M3 = 15 g/tanaman dan faktor yang ke dua yaitu interval penyiraman (P) terdiri dari : P1 = 1 kali seminggu ; P2 = 2 kali seminggu ; M3 = 3 kali seminggu. Peubah yang diamati yaitu berat tongkol berkelobot (gr), panjang tongkol (cm) dan produksi perpetak (kg). Secara tabulasi Interaksi perlakuan pupuk mikoriza dosis 15  g/tanaman dengan interval penyiraman 3 kali seminggu menghasilkan  produksi  tertinggi  yaitu 5,97 kg/petak serara dengan 15,92 ton/ha.

This study aims to determine and obtain the appropriate dose of mycorrhizal fertilizer and watering interval to increase the production of sweet corn (Zea mays Saccharata Sturt.). This study was conducted in one of the farmer's fields in Gasing village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency, South Sumatra, from August to November 2024. This study used an experimental method with a Randomized Block Factorial Design (RAKF) with two factors. The first factor is the dose of Mycorrhizal fertilizer (M) consisting of M0 = control (without mycorrhizae) ; M1 = 5 g/plant; M2 = 10 g/plant ; M3 = 15 g/plant and the second factor is the watering interval (P) consisting of P1 = 1 time a week ; P2 = 2 times a week ; M3 = 3 times a week. The variables observed were the weight of the husked cob (gr), cob length (cm) and plant production per plot (kg). Tabulated interaction of mycorrhizal fertilizer treatment with a dose of 15 g/plant with a watering interval of 3 times a week resulted in the highest production, namely 5,97 kg/plot or 15,92 ton/ha.


Keywords


jagung manis; mikoriza; pupuk hayati; interval penyiraman; hasil; sweet corn; mycorrhiza; biofertilizer; watering interval; yield

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2024. Luas Panen Produksi dan Produktivitas Jagung menurut Provinsi. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjIwNCMy/luas-panen--produksi--dan-produktivitas-jagung-menurut-provinsi.html

Charisma. A.M., Rahayu. Y.S. dan Isnawati. 2012. Pengaruh Kombinasi Kompos Trichoderma dan Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill) pada Media Tanam Tanah Kapur. LenteraBio, 1(3) : 111-116

Erlita dan Hariani, F. 2017. Provision of Mycorrhiza and Organic Fertilizer to Growth and Production of Corn (Zea mays). Agrium, 20(3) : 268–272.

Jafar, S., A. Thomas, J. l. Kalangi dan. Lasut, M. 2013 Pengaruh Frekuensi Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Bibit Jabon Merah (Anthocep halusmacrophyllus (Roxb) Havi). Jurnal Argonomi. 2 (2): 1-13.

Kartika, T. 2019. Potensi Hasil Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) hibrida varietas bonanza F1 pada jarak tanam berbeda. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(1), 55–66

Mahdiannoor, M., Istiqomah, N., dan Syarifuddin, S. 2016. Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis. Ziraa’Ah Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 41(1) : 1–10.

Matondang, A. M. 2020. Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) pada Tanah Andisol Lembah Seulawah Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(2) : 101–110.

Minardi. 2002. Peran air terhadap tanaman. Malang: Universitas Brawijaya. 123- 130 hal

Nurmala 2014 . Pemberian POC daun Kulit bbah dan Jarak Tanamn terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.). Skripsi. Program Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Solin, E.K., Bahri, S dan D.S. Siregar. 2021. Pengaruh Pemberian Mikoriza dan Interval Waktu Penyiraman terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) pada Tanah Cekaman Kekeringan. Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Samudra ke-VI 21 Oktober 2021 :63-78

Qadri, A., Subaedah, St dan St, Sabahannur. 2024. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata) terhadap Pemberian Mikoriza dan Pupuk NPK. Jurnal Agrotekmas, 5(3) : 339-348

Zlatev Z, Lidon FC. 2012. An Overview on Drought Induced Changes in Plant Growth, Water Relations and Photosynthesis. EmirJFood Agric. 24(1):57–72.




DOI: https://doi.org/10.32502/jk.v21i1.11390

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
klorofil by jurnal.um-palembang.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.