TANGGAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica rapa L. var caisin) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI TAKARAN PUPUK ORGANIK HAYATI

Ida Aryani, Gamal Abdul Nasser, M.Agus Santoso

Abstract


Sawi sudah sangat popular di masyarakat dan termasuk komoditas yang sangat digemari oleh masyarakat. Untuk meningkatkan produksi tanaman sawi diperlukan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica rapa var caisin).  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali.  Adapun faktor pupuk organik hayati dengan perlakuan yaitu : P0  =   Kontrol, P1 = Pupuk organik hayati 100kg/ha, P2 = Pupuk organik  hayati 200kg/ha, P3 = Pupuk organik hayati 300kg/ha, P4 = Pupuk organik hayati 400kg/ha, P5 =  Pupuk organik hayati 500 kg/ha. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun,  berat berangkasan basah (g), berat berangkasan kering.  Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa, keberhasilan perlakuan berbagai takaran pupuk organik hayati memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun,  berat berangkasan basah  dan berat berangkasan kering.  Perlakuan pupuk organik hayati dengan takaran 500 kg/ha memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica rapa var caisin).


Keywords


sawi; pupuk organik hayati

Full Text:

PDF

References


Canggih N. M., S. Muhartini dan Rohlan Rogomulyo. Pengaruh Takaran dan Jenis Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil . Vegetalika. 2016. 5(4): 15-24

Sawi Hijau (Brassica rapa L.) pada Sistem Pertanian Organik

Gofar, N Marsi. 2010. Penyebab Paket Teknologi Pupuk Organik Hayati untuk Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan, Laporan Penelitian Strategis Nasional, Lembaga Penelitian Strategis Nasional, Lembaga Penelitian UNSRI, Indralaya.

Hadisuwito, S. 2008. Membuat Pupuk Kompos Cair, PT Agromedia Pustaka. Jakarta.

Haryanto, E, T. Suhartini, dan E. Rahayu. 2002. Sawi dan Selada. Penebar Swadaya.

Hindersah, R. dan T. Simarmata. 2004. Potensi Rhizobakteri Azotobacter dalam meningkatkan kesehatan tanah. Jurnal NaturIndonesia 5 (2): 127- 133

Lingga, P dan Marsono. 2007. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.

Jakarta

Marlina, N, N. Gofar, A.H.P.K. Subakti and A.M. Rahim. 2014. Improvement of Rice Growth and Productovity Through Balance Application Of Inorganic Ferltilizer and Biofertilizer in Inceptisol Soil of Lowland Swamp Area. Journal Agriva 36(1):48-56

Marlina, N., Asmawati, F.Y. Zairani, Midranisiah, I.Aryani and R. Kalasari. 2016. Biofertilizer Utilization in Increasing Inorganic Fertilizer Efficiency and Rice Yield at C-Type Flooding u and Science & Technology 5(4):74-83

Marlina, N. Dan Asmawati. 2017. Penggunaan Kombinasi Pupuk Organik Hayati dengan Pupuk Anorganik dalam Meningkatkankan Produksi Padi (Oryza sativa L) Varietas IPB di Lahan Pasang Surut Tipe Luapan C. Prosiding Seminar Nasional BKS PTN Wilayah Barat Bidang Pertanian 2017. 20-21 Juli Bangka Belitung




DOI: https://doi.org/10.32502/jk.v15i1.3720

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
klorofil by jurnal.um-palembang.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.