ANALISIS ALIRAN RANTAI PASOK TEBU DI PT SINERGI GULA NUSANTARA PABRIK GULA CINTATA MANIS DI DESA KETIAU KECAMATAN LUBUK KELIAT KABUPATEN OGAN ILIR

Kurniawan Pangestu, Puri Pratami Ardina Ningrum

Abstract


ABSTRACT

This study aims to determine the sugarcane supply chain system implemented by PT Sinergi Gula Nusantara Cinta Manis Sugar Factory in meeting the needs of raw materials for sugar production, both from company plantations and from smallholder sugarcane farmers. The research method used is a survey method. The sampling method used is the Purposive Sampling method (intentionally). Informants in this study were 3 employees of PT. Sinergi Gula Nusantara and 7 smallholder sugarcane farmers were taken as respondents. Data collection methods used were observation, interviews and documentation. Data processing methods used were data reduction, data presentation and drawing conclusions. Analyzing Data using a Qualitative Descriptive approach. The results of the study show that the flow system of goods starts from the harvest of sugarcane by local workers, then loaded into trucks owned by farmers, foremen, or local residents to be sent to the Cinta Manis Sugar Factory according to the specified schedule. Transportation depends on the distance and road conditions, with a loading system per bundle or per ton. The information flow system runs in two directions between farmers and the Sugar Factory, including delivery schedules, weighing results, yields, and payments. This information is conveyed through the Sugar Factory's administration system and direct communication. Transportation and felling labor costs are calculated based on distance through a digital map application. The cash flow system follows a natural profit-sharing system for sugar, namely 66% for farmers and 34% for the Sugar Factory. Payments are made in two stages based on interim and final yields, with deductions for felling wages (IDR. 85,000/ton), import labor wages (IDR. 18,500/ton), felling service fees (IDR. 10,500/ton), and transportation costs (IDR. 42,644/ton), all paid mostly through accountable bank transfers.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem aliran rantai pasok tebu yang diterapkan oleh PT Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Cinta Manis dalam memenuhi kebutuhan bahan baku produksi gula, baik yang berasal dari kebun perusahaan maupun dari petani tebu rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah merode survey. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah metode Purposive Sampling (sengaja). Informan dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Sinergi Gula Nusantara sebanyak 3 orang dan untuk petani tebu rakyat diambil responden sebanyak 7 petani tebu rakyat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Menganalisis Data dengan menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem aliran barang dimulai dari panen tebu oleh tenaga kerja lokal, lalu dimuat ke truk milik petani, mandor, atau warga sekitar untuk dikirim ke Pabrik Gula Cinta Manis sesuai jadwal yang ditentukan. Pengangkutan bergantung pada jarak dan kondisi jalan, dengan sistem pemuatan per ikat atau per ton. Sistem Aliran informasi berjalan dua arah antara petani dan Pabrik Gula, mencakup jadwal kirim, hasil timbang, rendemen, dan pembayaran. Informasi ini disampaikan melalui sistem administrasi Pabrik Gula dan komunikasi langsung. Biaya transportasi dan tenaga tebang dihitung berdasar jarak melalui aplikasi peta digital. Sistem aliran uang mengikuti sistem bagi hasil natura gula, yakni 66% untuk petani dan 34% untuk Pabrik Gula. Pembayaran dilakukan dua tahap berdasarkan rendemen sementara dan final, dengan potongan biaya upah tebang (Rp85.000/ton), upah tenaga impor (Rp18.500/ton), upah jasa tebangan (Rp10.500/ton), dan ongkos angkut (Rp42.644/ton), semuanya dibayar mayoritas melalui transfer bank secara akuntabel.


Keywords


Sugarcane Supply Chain; Profit-Sharing System; Sugar Factory; Rantai Pasok Tebu; Sistem Bagi Hasil; Pabrik Gula

Full Text:

PDF

References


Ahyari, H. 2002. Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Agribisnis Community. 2010. Hortikultura dan Penanganan Pascapanen. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Arista, Y., Wijaya, K. A., & Slameto. 2015. Morfologi dan Fisiologi Dua Varietas Tebu (Saccharum officinarum L) Sebagai Respon Pemupukan Silika. Berkala Ilmiah Pertanian,Vol.1 No.1, Hal: 1–5.

Amrullah, S. 2001. Kebijakan ekonomi gula indonesia, kaitannya dengan perdagangan gula dunia : suatu analisis simulasi.

Aak. 1999. Produksi Tanaman: Dasar dan Teknik Budidaya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Assauri, S. 2011. Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Boediono. 1999. Teori Mikro Ekonomi. Yogyakarta: BPFE.

Badan Pusat Statistik Gorontalo. 2018.

Badan Pusat Statistik. 2023. Luas Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi (Ribu Hektar), 2023. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTMxIzI=/luas-tanaman-perkebunan-menurut-provinsi.html. Pada 10 April 2025, Pukul 21.59 WIB.

Buka, R., Imran, S., & Indriani, R. (2023). RANTAI PASOK TEBU (Studi Kasus PT. PG GORONTALO) KECAMATAN TOLANGOHULA KABUPATEN GORONTALO. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 246-255.

Chopra, S., & Meindl, P. (2019). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation (7th ed.). Pearson Education.

Christopher, M. (2016). Logistics and Supply Chain Management (5th ed.). Pearson UK.

Farhan. 2017. Manajemen Rantai Pasokan dan Strategi Pemilihan Supplier. Yogyakarta: Deepublish.

Hadi, P. U. 2012. Manajemen Rantai Pasok Ternak dan Daging Sapi di Nusa Tenggara Timur. In Bunga Rampai Rantai Pasok Komoditas Pertanian Indonesia. Hal. 136.

Indrawanto, C., Widjaya, T., & Wahyudi, T. 2010. Tebu: Budidaya dan Pengelolaan Terpadu. Jakarta: Penebar Swadaya.

ISO. (2020). ISO 28000: Security Management Systems for the Supply Chain. International Organization for Standardization.

James, G. 2004. Sugarcane. Oxford: Blackwell Publishing.

Lahay, R. 2009. Teknologi Budidaya dan Pascapanen Tebu. Jakarta: Penebar Swadaya.

Lupiyoadi, R. 2013. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba Empat.

Mulyani, S., & Herawati, N. 2016. Pengantar Manajemen Produksi. Bandung: Alfabeta.

Miller, C., & Gilbert, R. 2006. Sugarcane Physiology and Growth. Florida: University Press of Florida.

Magfiroh, I. S., & Wibowo, R. 2019. Manajemen Risiko Rantai Pasok Tebu (Studi Kasus di PTPN X) The Supply Chain Risk Management of Sugarcane (Case Study in PTPN X). Jurnal Pangan, Vol. 28 No. 3 Hal: 203–212.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor.

Prasetyo, D. H., Widyasari, W. B., dan Damanhuri. 2019. Pertumbuhan Beberapa Klon Tebu Unggul Harapan P3GI (Saccharum spp. hybrid) di Dua Lokasi Pasuruan dan Malang Growth Of Several Promising Clone Of Sugarcane ISRI’s (Saccharum spp. hybrid) In Pasuruan and Malang. Jurnal Produksi, Vol.7 No. 1 Hal:41–46.

Putradi, A. (2017). Manajemen Rantai Pasok: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Radhi, R., & Hariningsih, S. (2019). Manajemen Rantai Pasokan: Strategi dan Praktik Terbaik. Yogyakarta: Deepublish.

Setyawati, I. K., & Wibowo, R. 2019. Efisiensi Teknis Produksi Usahatani Tebu Plant Cane Dan Tebu Ratoon Cane (Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara X). JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), Vol.12 No. 1 Hal: 80.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Trimerani, R. 2022. Sistem Rantai Pasok Tebu Sebagai Bahan Baku Proses Produksi di PG. Madukismo. Manajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis, 22(1), 1-14.

Tjiptono, F. 2015. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Wahyudi, J. 2013. Teknologi Pengolahan Gula dan Produk Turunannya. Jakarta: Penebar Swadaya.




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v14i2.10914

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.