STUDI KOMUNIKASI INTERPERSONAL KELOMPOK TANI “ANGGREK” DALAM AKTIVITAS PENYULUHAN PERTANIAN DI BPP MERAPI BARAT SELATAN KABUPATEN LAHAT

Muhammad Prianda Abdi Perkasa, Rahidin H Anang

Abstract


ABSTRACT

This study aims to determine the form of interpersonal communication in the "Anggrek" farmer group during agricultural extension activities at the BPP Merapi Barat Selatan, Lahat Regency, and its role in farm governance. The research method used was phenomenology with a non-probability sampling technique through saturation sampling, involving one agricultural extension worker and 25 farmer group members. Data were collected through in-depth interviews, participatory and non participatory observations, and documentation. Data analysis was carried out through condensation, presentation, and drawing conclusions using a qualitative descriptive approach. The results showed that interpersonal communication occurs in three stages: information delivery, implementation, and evaluation. In the information delivery stage, the extension worker conveys messages to the farmer group; implementation is carried out through direct face-to-face meetings; while evaluation provides a space for farmers to exchange ideas, experiences, and opinions. Communication is active and two way, both formally and informally. However, there are still obstacles such as some members being passive and having difficulty understanding messages. Overall, interpersonal communication plays an important role in farm governance. Informational, educational, and persuasive roles encourage cooperation, solidarity, and shared awareness. In addition, the interactions that are established help change farmers' attitudes to be more open to innovation through repeated and in-depth social processes. 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk komunikasi interpersonal pada kelompok tani “Anggrek” dalam aktivitas penyuluhan pertanian di BPP Merapi Barat Selatan Kabupaten Lahat serta peranannya dalam tata kelola usaha tani. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan teknik non-probability sampling melalui saturation sampling, melibatkan satu penyuluh pertanian dan 25 anggota kelompok tani. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan non partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi interpersonal berlangsung pada tiga tahap, yaitu penyampaian informasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap penyampaian informasi, penyuluh menyampaikan pesan kepada kelompok tani; pelaksanaan dilakukan melalui tatap muka langsung; sedangkan evaluasi menjadi ruang petani untuk bertukar pikiran, pengalaman, dan pendapat. Komunikasi bersifat aktif dan dua arah, baik secara formal maupun informal. Namun, masih terdapat kendala seperti sebagian anggota pasif dan kesulitan memahami pesan. Secara keseluruhan, komunikasi interpersonal berperan penting dalam tata kelola usaha tani. Peran informasional, edukatif, dan persuasif mendorong kerja sama, solidaritas, dan kesadaran bersama. Selain itu, interaksi yang terjalin membantu perubahan sikap petani menjadi lebih terbuka terhadap inovasi melalui proses sosial yang berulang dan mendalam.


Keywords


Interpersonal communication; Agricultural extension; Farm business management; Komunikasi interpersonal; Penyuluhan pertanian; Tata kelola usahatani

Full Text:

PDF

References


Alif, M. 2017. Partisipasi Petani Dalam Komunikasi Penyuluhan(Studi Pada

Kelompok Tani Sumber Murni Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan

Landasan Ulin Kota Banjarbaru). MetaCommunication; Journal Of Communication Studies, 2(2), 155–168.

Anggraini, C., Ritonga, D. H., Kristina, L., Syam, M., & Kustiawan, W. 2022. Komunikasi Interpersonal. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 337342. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2611

BPS Kabupaten Lahat. 2023. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023. Lahat: BPS-Statistics Lahat Regency.

Darmawan, D., Rahayu, M. 2021. Pengaruh Keterampilan Interpersonal, Pengalaman Kerja, Integritas dan Keterikatan Kerja terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian.

Jurnal Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS). 3(2) : 290-291. Devito, J. A. 2019. Fiftheenth Edition The Interpersonal Communication Book. 120. https://lccn.loc.gov/2017037905

Fatmasari, & Wahyu Maulid Adha. 2022. Dimensi Komunikasi Interpersonal dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pegawai.

MANDAR: Management Development and Applied Research Journal, 5(1), 119124. https://doi.org/10.31605/mandar.v5i1.2153

Hanani, S. 2017. Komunikasi antarpribadi teori dan praktik. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hapsari, H., Rahmah, A. N., Munziah, E., & Suminartika, E. 2023. Analisis Proses Komunikasi Penyuluhan Pertanian Dalam Peningkatan Kompetensi Petani. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 10(1), 648–656. https://jurnal.unigal.ac.id/agroinfogaluh/article/view/9255/pdf

Yohana, A., M. Saifulloh. 2019. Interaksi Simbolik dalam Membangun Komunikasi Antara Atasan dan Bawahan di Perusahaan.

Zainuddin, A. 2024. Studi Analisis Komunikasi Interpersonal dalam

Penyuluhan Pertanian : Perspektif Anggota Kelompok

Tani Padi. 9, 123–133.




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v14i2.10921

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.