POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI KARET DI DESA BINJAI KECAMATAN MUARA KELINGI THE PATTERN OF RUBBER FARMERS HOUSEHOLD EXPENDITURE IN THE BINJAI VILLAGE -MUARA KELINGI SUBDISTRICT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pendapatan petani karet, dan menganalisis pengaruh pendapatan petani terhadap pola pengeluaran rumah tangga petani karet. Penelitian menggunakan metode survei, dan penarikan sampel dilakukan dengan teknik proporsionate stratifief random sampling, dan dengan menggunakan teknik tersebut telah diperoleh 30 rumah tangga petani contoh dari 293 rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata pendapatan petani karet per tahun Rp. 47.130.000,- terdiri atas Rp. 38.040.000 atau 80,71 persen berasal dari usahatani karet dan Rp. 9.090.000 atau 19,29 persen berasal dari usaha di luar usahatani karet; (2) secara signifikan, makin tinggi pendapatan rumah tangga petani karet, makin rendah proporsi pengeluaran untuk konsumsi karbohidrat, dan ada kecenderungan peningkatan pendapatan diiringi peningkatan proporsi pengeluaran untuk konsumsi non-karbohidrat dan tabungan. Namun demikian, jika merujuk kepada pengertian tabungan, maka hanya 27 persen simpanan petani berbentuk tabungan, selebihnya dissaving. Hal ini dikarenakan jauhnya akses petani ke lembaga perbankan
Keywords
pola pengeluaran, rumah tangga, dan petani karet
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v4i1.227
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.