ANALISIS DAMPAK BURUK PENGGUNAAN KEMASAN SEKALI PAKAI DALAM MEMBUNGKUS MAKANAN BAGI MAHASISWA ITERA

Natanael Frisco, Muhamad Hakiem Sedo Putro

Abstract


Kemasan mempunyai arti yang sangat penting karena kemasan tidak hanya digunakan sebagai pelindung terhadap isi produk saja tetapi juga digunakan untuk menyenangkan dan memikat hati konsumen. Susetyarsi (2012). Jenis-jenis kemasan yang sering digunakan berupa kertas nasi maupun Styrofoam. Styrofoam merupakan pengemasan makanan yang murah dengan bahan PE (Polystyrene). Bahan PE (Polystyrene) mengandung bahan kimia yang sulit dicerna yaitu Benzen. Penggunaan Styrofoam menjadi media bungkus makanan memiliki dampak yang negatif bagi kesehatan tubuh. Styrofoam juga memiliki kandungan plastik yang sulit untuk di uraikan sehingga penggunaan Styrofoam sebagai kemasan sekali pakai dinilai kurang baik bagi kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah dengan penyebaran angket berupa kuesioner dengan menggunakan gform. Hasil penelitian menunjukkan sekitar hampir 25 orang membungkus makanan dengan menggunakan Styrofoam dan kurang dari 5 orang menggunakan kotak makan dalam membungkus makanannya. Hal tersebut menunjukkan betapa masih sedikit mahasiswa yang paham dengan bahaya penggunaan kemasan sekali pakai Styrofoam bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. Diharapkan mahasiswa ITERA dapat lebih peduli dengan kesehatan tubuh dan lingkungan dari penggunaan kemasan sekali pakai berupa Styrofoam.  

Keywords


Mahasiswa;ITERA;Styrofoam;Kemasan

Full Text:

PDF

References


Ade Vera Yani Dkk. 2021. Edukasi Jenis Kemasan Yang Aman Untuk Pangan Bagi Siswa Smp 4 Rantau Panjang Ogan Ilir. Sulih Abdi : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol3(1).

Aghnila Fasza Gita Tsuraya, Puguh Riyanto, Widyawati, Bambang Witjahyo. 2018. Hubungan Mengonsumsi Makanan Olahan Cabai Terhadap Kejadian Acne Vulgaris Pada Mahasiswa. Jkd. Vol.2 No. 2.

Alfin.N.F.Mufreni. 2016. Pengaruh Desain Produk, Bentuk Kemasan Dan Bahan Kemasan Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus Teh Hijau Serbuk Tocha). Jurnal Ekonomi Manajemen. Vol.2(2).

Dwi Yunianto. 2021. Analisis Pertumbuhan Dan Kepadatan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Forum Ekonomi. 23(4).

Gita Prajati, Althien John Pesurnay. 2019. Analisis Faktor Sosiodemografi Dan Sosioekonomi Terhadap Timbulan Sampah Perkotaan Di Pulau Sumatera. Jurnal Teoritis Dan Terapan Bidang Rekayasa Ketenekniksipilan Dan Lingkungan. Vol 3(1).

Michelli Wirahadi. 2017. Elemen Interior Berbahan Baku Pengolahan Sampah Styrofoam Dan Sampah Kulit Jeruk. Jurnal Intra. Vol.4(2).

Nanda Nini Anggalih. 2022. Analisis Perbandingan Kemasan Berkelanjutan Dengan Berbahan Dasar Material Alam. Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana.

Ningsi Arisetuti Dkk. 2021. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Wadah Styrofoam Pada Penjual Makanan Di Bangkinang Kota. Jurnal Kesehatan Tambusai. Vol2(4).

R. Andi Ahmad Gunadi, Iswan, Ansharullah. 2019. Minimalisir Penggunaan Produk Kemasan Plastik Makanan Jajanan Siswa Sekolah Dasar. Abdimas Umtas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lppm-Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Vol.3(1)

Rizka Amelia Azis. 2017. Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Pangan Sebagai Pelanggaran Terhadap Hak Konsumen (Studi Kasus Pada Sd Swasta Unwanus Saadah Jakarta Utara). Vol 14 (3).

Th Susetyarsi. 2012. Kemasan Produk Ditinjau Dari Bahan Kemasan, Bentuk Kemasan Dan Pelabelan Pada Kemasan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Pada Peoduk Minuman Mizone Di Kota Semarang. Jurnal Stie Semarang. Vol.4(3).




DOI: https://doi.org/10.32502/sa.v5i1.6112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.