Response of Peanut Plant Varieties (Arachys hypogaea L.) to Administering Biological Organic Fertilizer

Rosmiah Rosmiah, Iin Siti Aminah, Neni Marlina, Dasir dasir, Suyatno Suyatno, Ahmad Sofian, Okti Okti

Abstract


Peanuts are a type of legume that is ranked second economically after soybeans. The decline in peanut production has received special attention from the government, which has made adjustments to the processing and use of superior varieties as well as the use of fertilizer. The research aims to study the response of several peanut varieties to doses of biological organic fertilizer. The research was carried out from December 2021 to March 2022 on farmers' land in Tanjung Steko Village, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra. The research used an experimental method with a split-plot design and three replications, so there were 27 plots. The main plot factor is the dose of biological fertilizer (P), which consists of: P 1 = 75 kg/ha; P 2 =100 kg/ha; and P 3 = 125 kg/ha. The subplot factor is the peanut plant variety (V), which consists of V1 = Garuda, V2 = Tuban, and V3 = Giraffe. Observation parameters are: plant height (cm); number of primary branches (branches); pod weight per plant (g); number of pods containing (pods); Number of empty pods (pods); Weight of 100 seeds (g); production per plot (kg). The research results showed that the three varieties had a high response to the application of biological fertilizer. The research results showed that plant growth was not significantly different, but there were differences in production. The interaction between the treatment doses of P3 biological organic fertilizer and V3 gave the best results, namely peanut production of 1.50 kg/plot or the equivalent of 2.00 tons/ha


Keywords


peanut varieties, bio-organic fertilizer dosage, land swamp

Full Text:

PDF

References


Adisarwanto,T. 2000. Meningkatkan Produksi Kacang Tanah di Lahan Sawah dan Lahan Kering. Penebar Swadaya, Jakarta.

Aminah, R I S., Sofian, A., Rosmiah., Marlina, N., Lusia, M., Oktavia. K. 2023. The Effects of Long Soaking Seeds and Phosphate Fertilizer on Growth and Yield of Peanuts (Arachis hypogaea). Journal of Global Sustainable Agriculture, 4(1), pp. 62–67.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan [BPS]. 2022. Data Produksi Kacang Tanah. Online :www.bps.go.id diakses pada tanggal 23 Desember 2022.

Balitkabi. 2015. Deskripsi Varietas Unggul Kacang – Kacangan dan Umbi – umbian. Malang. (http://balitkabi.co.id, diakses pada tanggal 23 Maret 2022

Efendi, Y. 2010. Kajian Resistensi Beberapa Varietas Terhadap Cekaman Kekeringan. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 108 hal.

Hanafiah, KA. 2010. Perancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Rajawali Press. Jakarta.

Harsono, A., dan Suryantini. 2006. Efektivitas multi-isolat rhizobium dalam pengembangan kacang tanah dilahan kering masam. Jurnal iptek Tanamana Pangan. 6(1)

Hawayanti, E., Sofian, A., Aminah, I S., Amir, N., Molyohadi, Y., F. 2023. Pemberdayaan kelompok tani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari kotoran sapi. Abditani, 6(2), pp. 200–203

Kartasapoetra, G. 2012. Teknologi Budidya Tanaman Pangan di Daerah Tropik. Bina Aksara. Jakarta

Lumbantobing, E L N, Hazra F, Anas I. 2018. Uji efektifitas bio- organic fertilizer ( pupuk organic hayati) dalam mensubsidi kebutuhan pupuk anorganik pada tanaman sweet sorgum [sorghum bicolor (I.) moench]. J Tanah dan Lingkungan 10(2):72-76

Marzuki, 2009. Bertanam Kacang Tanah. Penebar Swadaya. Jakarta.

Marpaung, A. E. 2014. Pemanfaatan pupuk organik padat dan pupuk organik cair dengan pengurangan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L). Jurnal Saintech. 6 : 8-15 (4).

Nurosid, Oedjijono dan Lestari,P. 2008. Kemampuan Azospirilum Sp. JG3 dalam Menghasilkan Lipase pada Medium Campuran Dedak dan Onggok dengan Waktu Inkubasi Berbeda. Seminar hasil penelitian Universitas Sudirman Purwokerto. 12 halaman.

Paridawati, I., Karenina, t., Amir, N., Palmasari, B., Sofian, A., 2023. Respon Pemberian Jenis Pupuk Organik terhadap Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) di Lahan Podsolik Merah Kuning. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 6(2).

Purwani, J., R. Saraswati, E. Yuniarti, dan Mulyadi. 2008. Teknik Aplikasi Pupuk Mikrobapada Kacang Tanah di Lahan Kering Iklim Kering Semin, Gunung Kidul Yogyakarta. Pros. Penelitian Tanah 2008. Hlm 1–35.

Rukmana, 2012. Kacang Tanah, Jakarta

Rusmawarni, Djufri dan Suprianto. 2016. Pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair dari urin sapi dan pupuk hayati bioboost terhadap pertumbuhan tanaman stoberi (Fragaria virginiana). Jurnal EduBio Tropika. 4 (2) : 16-19

Saraswati, R., 2013. Teknologi Pupuk Hayati untuk Efisiensi Pemupukan dan Keberlanjutan Sistem Produksi Pertanian. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi: 727-738.

Sofian, A., Aminah, I S., Palmasari, B., Paridawati, I. 2023. Respon Pemberian Jenis Kompos dan Dosis Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Timun Suri ( Cucumis. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 05(1), pp. 188–196.

Sofian, A., Rahim, S E., Rosmiah, Aminah, I S., Astuti, D T., Amir, N., Marlina, N., L. M. 2023. Penerapan Ipteks Padi Terapung pada Lahan Rawa Lebak di Agrowisata Tekno 44 Desa Gelebak Dalam. Journal Altifani, 4(1), pp. 46–51.

Sudaryono. 2000. Efektivitas Kombinasi Amelioran dan Pupuk Kandang dalam Meningkatkan Hasil Kacang Tanah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol.30 No 1. Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.Malang.

Sumarno dan Hartono. 2002. Pengaruh varietas dan dosis sp-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Banda Aceh.

Suprapto, 2006. Analisis pengembangan lahan untuk tanaman kacang tanah di jawa barat darri data landsat dengan system informasi geografis. Jurnal Penginderaan Jauh Dan Pengelolahan Data Cliran Digital Vol. no 1 juni 2004:46-5

Sumarno dan Slamet. 2012. Pengaruh Sistem Pengelolahan Tanah dan Pemberian Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis Hypogea). Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Suprapto,2012. Bertanam kacang tanah. Penebar Swadaya. Jakarta

Suwardjono. 2004. Pengaruh Beberapa Jenis Pupuk Kandang Terhadap Kacang Tanah. http//www.ut.ac.id/jmst/jurnal/suwardjono/pengaruh.htm. Diakses 20 Januari 2020.

Suriadikarta D.A. dan Simanungkalit, R.D.M. 2006. Pendahuluan dalam Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Tombe, M dan Sipayung, H.2010. Pupuk Organik Generasi Terbaru. Kanisius. Yogyakarta.

Wibowo, S.T., Hamim, A.T, dan Wahyudi, 2009. Kandungan Iaa, Serapan Hara, Pertumbuhandan Produksi Jagung dan Kacang Tanah Sebagai Respon terhadap Aplikasi Pupuk Hayati. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 14(3): 177–183.




DOI: https://doi.org/10.32502/jgsa.v4i1.7534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

         

 

 

Journal of Global Sustainable Agriculture
Diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang

 

Contact Person:                                                                                                                                                                                                   
Rika Puspita Sari, M.Si (+62 822-8016-9666)
Klinik Publikasi Pertanian
Faculty of Agriculture, Universitas Muhamamdiyah Palembang
JL. Jend. A. Yani 13 Ulu Palembang, South Sumatra, Indonesia
Tel. (+62)711-511731; Email: kppfpump@gmail.com; Website: https://jurnal.um-palembang.ac.id/JGSA

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.