PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI RAWA LEBAK PEMATANG IP 300 DI DESA AIR BALUI KECAMATAN SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN

Yuyun Putri Armides, Sutarmo Iskandar

Abstract


ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the reasons behind Rawa Lebak Pematang rice farmers implementing the 300 Cropping Index in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency and to analyze the productivity of Rawa Lebak Pematang rice farming with 300 Cropping Index in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency. This research was conducted in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province from June to August 2025. The research method used was a survey method. The sampling method for extension workers was purposive sampling method with 1 field agricultural extension worker (PPL) in Air Balui Village and the sampling method for farmers was census with 27 people. The data collection methods used in this study were interviews, observation and documentation. The data processing methods used were data editing, coding and tabulation. The data analysis used to answer the first objective used qualitative descriptive Cropping Index and for the second objective used calculations of land productivity, labor and capital. The results of the study showed that the reasons behind the implementation of the 300 Cropping Index in Air Balui Village consisted of internal factors such as land area, experience and production, then external factors such as government support, frequency of extension and water availability. Then the productivity of swamp rice farming in the embankment with the 300 Cropping Index system in Air Balui Village for land productivity is 5,561 Kilograms per Hectare, which indicates that every 1 hectare is able to produce a production of 5,561 Kilograms. Meanwhile, labor productivity reaches 91.24 Kilograms per Male Equivalent Workday where each worker is able to produce 91.24 Kilograms of rice. As for capital productivity of 0.00110 Kilograms per Rupiah which indicates that every one rupiah of capital spent is able to produce 0.00110 Kilograms of rice.

 

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan melatarbelakangi petani padi Rawa Lebak Pematang menerapkan IP 300 di Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin dan untuk menganalisis produktivitas usahatani padi Rawa Lebak Pematang IP 300 di desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni – Agustus 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh pada penyuluh dengan metode purposive sampling sebanyak 1 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Desa Air Balui dan metode penarikan pada petani secara sensus sebanyak 27 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah pengeditan data, pengkodean dan tabulasi. Analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama menggunakan deskriptif kualitatif dan pada tujuan kedua mengunakan perhitungan produktivitas lahan, tenaga kerja dan modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan yang melatarbelakangi petani padi rawa lebak pematang menerapkan IP 300 di Desa Air Balui terdiri dari faktor internal yang meliputi luas lahan, pengalaman dan produksi, kemudian faktor eksternal yang meliputi dukungan pemerintah, frekuensi penyuluhan dan ketersediaan air. Kemudian produktivitas usahatani padi rawa lebak pematang dengan sistem IP 300 di Desa Air Balui untuk produktivitas lahan sebesar 5.561 Kg/Ha, yang mengindikasikan bahwa setiap 1 hektar mampu menghasilkan produksi sebesar 5.561 Kg. Sementara itu, produktivitas tenaga kerja mencapai 91,24 Kg/HKSP (Hari Kerja Satuan Pria), yang dimana setiap tenaga kerja mampu menghasilkan padi sebanyak 91,24 Kg. Adapun produktivitas modal sebesar 0,00110 Kg/Rp yang menunjukkan bahwa setiap satu rupiah modal yang dikeluarkan mampu menghasilkan 0,00110 Kg padi.


Keywords


Productivity; Rice Farming; Lebak Pematang Swamp; Produktivitas; Usahatani; Rawa Lebak Pematang

Full Text:

PDF

References


Adistya, A., Nurmalina, R., & Tinaprilla, N. 2023. Keragaan dan keuntungan usahatani padi di lahan irigasi, lahan pasang surut dan lahan

rawa lebak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Agromix, 14(1), 1-8.

Auza, M. N., Sadono, D., & Harijati, S. 2024. Tingkat Keberdayaan Responden petani Padi Dalam Program Indeks Penanaman (IP) 300 Di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(2) : 102-113.

Badan Pusat Statistik Indonesia. 2023. Produksi Padi di Indonesia 10 tertinggi berdasarkan Provinsi Tahun 2022.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. 2024. Luas Tanam, Produksi Dan Produktivitas Padi di Sumatera Selatan, Tahun 2023.

Bahri, S. 2020. Dampak penyuluhan pertanian terhadap produktivitas padi sawah. JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan), 3(2) : 15-19.

Bunganaen, W., Karbeka, N. S., & Hangge, E. E. 2020. Analisis Ketersediaan Air Terhadap Pola Tanam dan Luas Areal Irigasi Daerah

Irigasi Siafu. Jurnal Teknik Sipil, 9(1) : 15-26.

Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Banyuasin. 2024. Luas Panen Dan Produksi Padi Menurut Kecamatan Di Kabupaten Musi Banyuasin, Tahun 2023.

Handayani, W. A., Tedjaningsih, T., & Rofatin, B. 2019. Peran meningkatkan kelompok tani dalam produktivitas usahatani padi. Jurnal Agristan, 1 (2) : 80-88.

Jannah, D., Lestiana, H. T., & Junaedi, D. 2020. Peningkatan Produktivitas Pertanian Padi Untuk Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2) : 234-249.

Maman, U., Aminudin, I., & Novriana, E. 2021. Efektifitas pupuk bersubsidi terhadap peningkatan produktivitas padi sawah. Jurnal Agribisnis Terpadu, 14(2) : 176-196.

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. 2020. Karakteristik

Responden petani Berlahan Sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi, 16(1), 105.

Murtiningsih, T. 2021. Faktor Penentu dan Keberlanjutan Indeks Pertanaman Padi Pada IP 200 Dan IP 300 Di Daerah Irigasi Belitang

Kabupaten Oku Timur. Jurnal Agribisnis, 7 (02) : 10-24.

Bakti Sahri, R. J., Hidayah, N., Fadhillah, N., Fuadi, A., Abidin, I., Hannifa, W., & Wulandari, S. 2022. Tanaman pangan sebagai sumber pendapatan responden petani di Kabupaten Karo. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10) : 3223-3230.

Saleh, K., & Budiaji, W. 2023. Tingkat Kapasitas Responden petani Produsen Benih Padi Dalam Menyediakan Benih Bersertifikat Di Kabupaten Serang. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(3) : 41-52.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.32502/jsct.v14i2.10919

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License

Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis by jurnal.um-palembang.ac.id/societa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.