Explorative Study: Building Construction and Art Detailing of Yogyakarta Palace Architecture

Medy Krisnany Samedyastoety

Abstract


The Yogyakarta Palace complex as a trace of traditional Javanese architecture is now used as a cultural tourism destination, with at least seven buildings that are open to the public. Unfortunately, there are still not many documented studies discussing these buildings, especially related to architectural construction and art detailing. From this, the author conducted an explorative study with the intention of making it easier for ordinary people and academics to recognize and understand traditional buildings in the Yogyakarta Palace complex. The method used by the author is field survey, photographing and sketching existing architectural elements (construction and decoration), scanning, and data processing with literature study.


Keywords


explorative; palace; javanese architecture

References


Adi Susilo, G. (2015). Transformasi bentuk arsitektur Jawa. Spectra, 13(25), 13-26.

Aryanti, T. (2013). Breaking the wall, preserving the Barrier: gender, space, and power in contemporary mosque architecture in Yogyakarta, Indonesia (Doctoral dissertation, University of Illinois at Urbana-Champaign).

Cahyono, Jefri E. Tanpa tahun. Tinggalan Arsitektur Tradisional Jawa. www.sonobudoyo.com, diakses 1 Agustus 2023 pada 20:04.

Cahyandari, G. O. I. (2012). Tata Ruang dan Elemen Arsitektur pada rumah jawa di Yogyakarta sebagai wujud kategori pola aktivitas dalam rumah tangga. Jurnal Arsitektur Komposisi, 10(2), 103-118.

Dakung, S. (Ed.). (1983). Arsitektur Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Bangsal Sri Manganti Kraton Yogyakarta. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/166/bangsal-sri-manganti-kraton-yogyakarta, diakses 1 Agustus 2023 pada 20:11.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Bangsal Trajumas Kraton Yogyakarta. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/4306/bangsal-trajumas-kraton-yogyakarta, diakses 1 Agustus 2023 pada 20:18.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Kraton: Bangsal Mandalasana. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/159/kraton-bangsal-mandalasana, diakses 2 Agustus 2023 pada 19:01.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Kraton: Bangsal Kotak Kidul. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/157/kraton-bangsal-kotak-kidul, diakses 2 Agustus 2023 pada 19:06.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Kraton: Bangsal Manis. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/160/kraton-bangsal-manis, diakses 2 Agustus 2023 pada 19:15.

Dinas Kebudayaan DIY. (2022). Bangsal Kemagangan. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id/detail/155/bangsal-kemagangan, diakses 2 Agustus 2023 pada 19:17.

Firsanto, Adi G. G. (2016). RUMAH ADAT JAWA DALAM TEKS KAWRUH KAMBENG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang. Diakses dari https://lib.unnes.ac.id/29520/, diakses 3 Agustus 2023 pada 17:20.

Iswanto, D. (2008). Aplikasi Ragam Hias Jawa Tradisonal Pada Rumah Tinggal Baru. Jurnal Ilmiah Perancangan Kota dan Permukiman, 7(2), 90-97.

Prakoso, B. P., & Willianto, H. (2020). Penerapan Konsep Kejawen pada Rumah Tradisional Jawa. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 5(2), 165-172.

Suwito, Yuwono S. (2020). KRATON YOGYAKARTA PUSAT BUDAYA JAWA. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY.




DOI: https://doi.org/10.32502/tekstureka.v0i0.7081

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Medy Krisnany Samedyastoety

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

   

Jurnal TekstuReka is lisenced under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal TekstuReka

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Palembang

Jl. Jendral A. Yani, 13 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang, Sumatera Selatan 30116

 
 

 Flag Counter